SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah RSUD dr Rubini Mempawah Tingkatkan Kemampuan Publikasi Lewat Sosialisasi Media Massa dan Medsos

RSUD dr Rubini Mempawah Tingkatkan Kemampuan Publikasi Lewat Sosialisasi Media Massa dan Medsos

Kepala Diskes PPKB dr David Sianipar, Plt Direktur RSUD dr Rubini Mempawah dr Riska Susanti, ketiga narasumber beserta peserta foto bersama di momen Sosialisasi Penggunaan Media Massa dan Media Sosial, Jumat (5/12/2025). [SUARAKALBAR.CO.ID/Tim]

Mempawah (Suara Kalbar) – RSUD dr Rubini Mempawah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penggunaan Media Massa dan Media Sosial, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan ini melibatkan Perkumpulan Jurnalis Galaherang (Pejuang) Mempawah dan menghadirkan tiga narasumber dari tiga platform berbeda, yakni Dian Sastra dari SUARAKALBAR.CO.ID, Ramadhan dari Tribun Pontianak, serta Dimas Saputra dari TVRI Kalimantan Barat.

Sosialisasi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes PPKB) Kabupaten Mempawah, dr David Sianipar.

Hadir pula Plt Direktur RSUD dr Rubini Mempawah, dr. Riska Susanti, beserta peserta yang terdiri dari perwakilan RSUD, Diskes PPKB, dan Puskesmas-Puskesmas se-Kabupaten Mempawah.

Dalam sambutannya, Plt Direktur RSUD dr Rubini, dr. Riska Susanti, menegaskan bahwa pengelolaan informasi publik di era digital membutuhkan pemahaman yang tepat agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan bertanggung jawab.

“Kami ingin seluruh tenaga kesehatan memiliki kemampuan dalam menyampaikan informasi melalui media massa maupun media sosial secara profesional. Ini penting agar informasi pelayanan kesehatan dapat diterima masyarakat dengan benar,” ujarnya.

Riska menambahkan bahwa media sosial kini sudah menjadi bagian dari strategi pelayanan publik, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terarah dan memiliki standar yang jelas.

Sementara itu, Kepala Diskes PPKB Mempawah, dr David Sianipar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif RSUD dr Rubini dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

“Sosialisasi ini merupakan langkah maju. Kita harus mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam hal publikasi informasi kesehatan. Harapan saya, pelatihan ini memberikan wawasan baru dan nantinya bisa diterapkan di lapangan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan serupa perlu berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

Pada sesi materi, narasumber pertama, Dian Sastra, membahas dasar jurnalistik, termasuk pentingnya struktur berita, penggunaan bahasa yang tepat, serta verifikasi fakta sebelum dipublikasikan.

Selanjutnya, Ramadhan menyampaikan teknik pengolahan foto dan video untuk kebutuhan pemberitaan maupun konten media sosial.

Peserta diperkenalkan pada praktik pengambilan gambar yang efektif menggunakan perangkat yang tersedia.

Materi terakhir disampaikan oleh Dimas Saputra yang mengulas strategi mengelola media sosial instansi, mulai dari perencanaan konten, teknik membuat postingan, hingga cara menghadapi komentar publik di ruang digital.

Kegiatan berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta aktif memberikan pertanyaan dan studi kasus terkait publikasi informasi kesehatan.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan kemampuan publikasi informasi kesehatan di lingkungan RSUD dr Rubini dan fasilitas kesehatan lainnya semakin meningkat, sehingga komunikasi dengan masyarakat dapat berlangsung lebih efektif dan profesional.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan