SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Singkawang Pemkot Singkawang Bangun 196 Jalan Lingkungan Hingga Medio Desember

Pemkot Singkawang Bangun 196 Jalan Lingkungan Hingga Medio Desember

Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Tjhai Chui Mie meninjau kondisi jalan lingkungan berpaving di Kecamatan Singkawang Tengah, Minggu (21/12/2025) sebagai bagian dari pembangunan 196 ruas jalan lingkungan di daerah itu sepanjang tahun 2025. ANT

Singkawang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, membangun 196 ruas jalan lingkungan menggunakan paving dalam periode Januari hingga pertengahan Desember 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas pemukiman dan kualitas infrastruktur dasar masyarakat di lima kecamatan.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan pembangunan tersebut mencakup 185 ruas jalan lingkungan di kawasan perumahan dan 11 ruas jalan di kawasan pemukiman kumuh, dengan total luas jalan mencapai lebih dari 21 kilometer persegi.

“Kami telah menyelesaikan pembangunan 196 ruas jalan lingkungan yang tersebar di lima kecamatan. Ini merupakan komitmen pemerintah kota untuk meningkatkan akses dan kenyamanan masyarakat,” ujar Tjhai Chui Mie saat melakukan peninjauan lapangan di Singkawang, Minggu.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan belum tertangani secara menyeluruh.

Untuk itu, pihaknya memprioritaskan penanganan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah.
“Pekerjaan kita masih cukup banyak. Kami mohon masyarakat bersabar. Jalan dengan kondisi paling rusak kita dahulukan untuk diperbaiki,” katanya.

Ia juga meminta partisipasi aktif masyarakat untuk memberikan masukan terkait kualitas pengerjaan jalan yang telah dibangun, sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Kalau ada keluhan, silakan sampaikan. Apakah jalannya sudah nyaman atau masih ada kekurangan, kami terbuka untuk evaluasi dan perbaikan,” ujarnya.

Dalam peninjauan di Kecamatan Singkawang Tengah, Wali Kota menemukan adanya penurunan badan jalan di Gang Tok Sandi yang baru selesai dibangun.

Ia pun langsung menginstruksikan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Singkawang untuk segera berkoordinasi dengan pihak kontraktor.

“Saya beri waktu satu minggu untuk dilakukan perbaikan dan meminta pengawasan ketat dari dinas terkait,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disperkimta Kota Singkawang Awang Dicko Mahendra menjelaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan jalan lingkungan tidak hanya didasarkan pada tingkat kerusakan, tetapi juga pada intensitas usulan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

“Kami mempertimbangkan seberapa sering jalan tersebut diusulkan oleh masyarakat dalam musrenbang, selain melihat kondisi kerusakannya,” kata Awang.

Untuk tahun 2026, Pemkot Singkawang menargetkan pembangunan jalan lingkungan berpaving di 85 lokasi yang seluruh pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Singkawang.

“Tahun depan sudah dialokasikan 85 lokasi jalan paving dari APBD Kota Singkawang,” ujarnya.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan