SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Mitsubishi Pajero 2026 Tertangkap Uji Jalan di Australia, Siap Kembali Jadi SUV Legendaris

Mitsubishi Pajero 2026 Tertangkap Uji Jalan di Australia, Siap Kembali Jadi SUV Legendaris

Mitsubishi sedang menguji Pajero 2026 dengan sasis Triton untuk kembali ke segmen SUV premium yang tangguh guna menantang dominasi Toyota Land Cruiser Prado. (Drive/DOK)

Suara Kalbar – Kehadiran generasi terbaru dari Mitsubishi Pajero semakin mendekati kenyataan. Mobil Sport Utility Vehicle (SUV) legendaris ini baru-baru ini tertangkap kamera sedang menjalani pengujian lokal di Australia, sebuah langkah penting menjelang peluncuran resminya secara internasional. Australia memang selalu dianggap sebagai pasar kunci bagi Mitsubishi, sehingga tahap pengujian ini mengindikasikan sejauh mana keseriusan pabrikan untuk menghadirkan Pajero yang siap bersaing di segmen SUV premium.

Mitsubishi Pajero model tahun 2026 ini diperkirakan akan mengadopsi platform body-on-frame atau sasis tangga yang memiliki kaitan erat dengan basis yang digunakan pada pikap kabin ganda terbaru, Mitsubishi Triton. Keputusan ini menunjukkan komitmen Mitsubishi untuk mengembalikan karakter Pajero sebagai SUV sejati yang tangguh dan mumpuni untuk segala medan.

“Kabar paling menarik adalah, model baru ini diharapkan akan kembali menggunakan nama legendaris “Pajero”, meninggalkan penamaan “Pajero Sport” yang disematkan pada model sebelumnya, menandakan reposisi produk di pasar global,” tulis Drive, Selasa (23/12/2025).

Sama seperti foto-foto mata-mata yang beredar di luar negeri, unit Pajero yang tertangkap di Australia ini masih diselimuti lapisan kamuflase tebal. Meski demikian, terlihat jelas bahwa Pajero baru ini mengusung tampilan yang lebih kekar, kotak, dan berotot dibandingkan Pajero Sport yang beredar saat ini. Postur tubuh yang lebih gagah dan bentuk yang lebih mengotak ini sejalan dengan tren SUV off-road modern dan memperkuat kesan sebagai penantang serius di kelasnya.

Menariknya, meskipun berbagi platform sasis dengan Triton, Mitsubishi memberikan sentuhan desain yang berbeda dan khas pada Pajero. Perbedaan yang terlihat mencakup penggunaan kap mesin model clamshell (menutup hingga ke samping), penambahan fender atau flare pada lengkungan roda yang lebih lebar, serta pahatan desain yang lebih datar pada bagian bawah pintu. Perubahan ini menunjukkan upaya Mitsubishi untuk membedakan Pajero dari Triton, menempatkannya pada kategori SUV yang lebih premium dan mewah, layaknya para pesaing di segmen sekelas Toyota Land Cruiser Prado.

Beberapa elemen desain yang sebelumnya diperkenalkan pada SUV kecil untuk pasar negara berkembang, Mitsubishi Destinator, juga terlihat hadir pada Pajero terbaru ini. Salah satunya adalah desain atap yang tampak “mengambang” (floating roof) berkat pilar-pilar yang dicat hitam dari depan hingga belakang. Selain itu, Pajero juga mengadopsi elemen pencahayaan LED bergaris pada bagian depan dan belakang, memberikan tampilan yang futuristik sekaligus modern, menunjukkan bahwa ia tidak hanya mengandalkan ketangguhan, tetapi juga estetika terkini.

Meskipun pengubahan nama menjadi “Pajero” belum dikonfirmasi secara resmi, banyak pihak meyakini bahwa perubahan gaya desain yang lebih mendalam dan upaya untuk menempatkan model ini sebagai rival Toyota Prado akan mendorong Mitsubishi untuk menghidupkan kembali nama ikonik tersebut. Reposisi ke pasar yang lebih premium dan performa yang lebih serius memerlukan identitas yang lebih kuat dari sekadar Pajero Sport.

Disebutkan Drive, berbagi platform dengan Triton terbaru, Pajero 2026 juga diperkirakan akan mengandalkan mesin diesel bi-turbo 2.4 liter yang tangguh. Meskipun detail mengenai penyesuaian tenaga dan torsi mesin ini belum diketahui, pada Triton mesin ini menghasilkan tenaga sebesar 150 kW dan torsi puncak 470 Nm. Perubahan yang signifikan mungkin terjadi pada bagian transmisi. Pajero kemungkinan akan tetap menggunakan transmisi otomatis delapan percepatan dari Pajero Sport model sebelumnya, alih-alih menggunakan transmisi enam percepatan milik Triton.

Selain itu, fitur unggulan Mitsubishi, sistem penggerak empat roda SuperSelect yang telah hadir pada model Pajero dan Pajero Sport terdahulu, dipastikan akan dilanjutkan. Fitur ini sangat penting karena memungkinkan pengemudi menggunakan mode penggerak empat roda penuh (full-time 4WD) bahkan saat berkendara di jalan beraspal atau permukaan tertutup. Kemampuan ini menjadi keunggulan utama dibandingkan sistem 4×4 tradisional yang hanya mengizinkan pengaktifan 4WD dalam kondisi medan tertentu, menjadikan Pajero baru ini sangat fleksibel dan aman di berbagai kondisi jalan.

Peluncuran resmi Mitsubishi Pajero generasi baru ini diperkirakan akan dilakukan oleh Mitsubishi pada tahun 2026. Distribusi ke pasar global diharapkan akan menyusul tak lama setelah debut global, kemungkinan besar pada paruh kedua tahun tersebut. Walaupun tujuannya di Australia belum sepenuhnya jelas, apakah untuk validasi akhir atau keperluan lain, pernyataan Mitsubishi yang memandang Australia sebagai “pasar kunci” yang menuntut tingkat masukan teknik dan rekayasa yang tinggi untuk model global, semakin mempertegas bahwa Pajero 2026 dirancang untuk menjadi mobil yang benar-benar berkualitas tinggi dan tahan lama.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan