Bersama DIB, Emak- emak Pesisir Pelapis Kayong Utara Kembangkan Produk Bakso dan Nugget Ikan Pelapis
Kayong Utara (Suara Kalbar)- Guna mendorong kemandirian ekonomi perempuan pesisir terus dilakukan di Desa Pelapis, Kecamatan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Kamis (18/12/2025).
Sebanyak 64 Emak- emak yang terdiri dari ibu rumah tangga dari tiga dusun yang mengikuti pelatihan pengolahan hasil perikanan yang diinisiasi oleh PT Dharma Inti Bersama (DIB).
Hal ini, bertujuan meningkatkan keterampilan mengolah ikan hasil tangkapan menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Sebanyak 28 orang dari Dusun Kelawar, 22 orang dari Dusun Jaya dan 14 orang Dusun Raya.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan peserta dari semua dusun di desa Pelapis, yang mencerminkan besarnya minat untuk mengembangkan usaha olahan ikan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga.
Menariknya lagi, kegiatan pelatihan tersebut dari tenaga ahli Institut Pertanian Bogor (IPB) dan didukung tim CSR DIB yang aktif mendampingi program pemberdayaan masyarakat Desa Pelapis.
Berdasarkan evaluasi pasca pelatihan, para peserta dinilai telah mampu menghasilkan produk olahan ikan dengan kualitas yang baik, mulai dari bentuk, tekstur, hingga cita rasa, serta memenuhi standar mutu.
Program ini merupakan hasil kolaborasi PT DIB dengan Pemerintah Desa Pelapis dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat sesuai karakter wilayah pesisir.
Seluruh produk hasil pelatihan telah memiliki jaminan pasar dan akan diserap oleh proyek Penebang yang tengah berjalan. Meski demikian, peluang pemasaran ke segmen yang lebih luas tetap terbuka dan akan dikembangkan secara bertahap seiring peningkatan kapasitas produksi dan kelengkapan perizinan. Produk utama yang dikembangkan dalam pelatihan ini meliputi bakso ikan dan nugget ikan.
Selain pelatihan teknis pengolahan, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait pengemasan produk, penerapan sanitasi dan higienitas produksi, serta perhitungan modal dan biaya usaha untuk memperkuat pemahaman aspek bisnis.
External Relation Manager PT Dharma Inti Bersama, Seno Ario Wibowo, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Sebagai pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang, kami ingin memastikan masyarakat pesisir, khususnya keluarga nelayan, memiliki sumber pendapatan tambahan di luar musim tangkap,” ujar Seno
Ia lantas, menambahkan, produk olahan yang dihasilkan saat ini telah mengantongi sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan tengah dalam proses pengurusan perizinan
“Prioritas kami adalah sertifikasi halal. Selanjutnya, pengajuan izin BPOM direncanakan pada 2026 agar produk dapat dipasarkan lebih luas dan memenuhi standar keamanan pangan,”tutupnya Seno.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






