SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Bebby Nailufa Minta Pengawasan Check-in Remaja di Hotel Diperketat Jelang Tahun Baru

Bebby Nailufa Minta Pengawasan Check-in Remaja di Hotel Diperketat Jelang Tahun Baru

Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa [SUARAKALBAR.CO.ID/Meriyanti]

Pontianak (Suara Kalbar) –  Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menyoroti potensi kerawanan aktivitas remaja saat malam pergantian tahun, khususnya terkait check-in di hotel tanpa pengawasan orang tua. Ia meminta aparat kepolisian serta pihak terkait, termasuk pengelola hotel, untuk meningkatkan pengawasan menjelang Tahun Baru.

Hal itu disampaikan Bebby usai mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Kepolisian Terpusat (Opsol) Lilin Kapuas 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru yang digelar pada Rabu (17/12/2025).

Menurut Bebby, meski Pemerintah Kota Pontianak telah memberlakukan peraturan daerah terkait jam malam, potensi pelanggaran oleh kalangan remaja tetap perlu diantisipasi. Ia menilai momentum malam pergantian tahun kerap dimanfaatkan oleh remaja untuk menginap di hotel tanpa pengawasan keluarga.

“Kemudian ada juga kekhawatiran terkait anak-anak usia remaja yang melakukan check-in di hotel-hotel. Ini perlu diantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan pelaku usaha perhotelan guna memperketat pengawasan terhadap tamu yang menginap.

“Kami mengimbau para pelaku usaha hotel untuk benar-benar memperhatikan tamu yang check-in, terutama jika menggunakan KTP di bawah umur atau menggunakan KTP orang dewasa tetapi yang menginap justru anak di bawah umur. Ini harus diantisipasi secara serius,” tegas Bebby.

Lebih lanjut, Bebby menegaskan bahwa pengamanan malam Tahun Baru tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas dan pengendalian keramaian, tetapi juga menyangkut aspek ketertiban umum serta perlindungan terhadap generasi muda.

“Ada beberapa hal terkait ketertiban umum yang harus kita waspadai. Kita tidak ingin euforia malam tahun baru, seperti bermain kembang api, justru menimbulkan kecelakaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Meriyanti

Komentar
Bagikan:

Iklan