SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Sering Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Waspadai 7 Penyebab Ini!

Sering Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Waspadai 7 Penyebab Ini!

Ilustrasi tidak lapar pada pagi hari. (Freepik/Lookstudio)

Suara Kalbar – Rasa lapar di pagi hari sering dianggap sebagai hal yang wajar dan alami. Setelah tubuh beristirahat semalaman tanpa asupan makanan, kebutuhan energi akan meningkat sebagai persiapan memulai aktivitas. Kondisi ini menunjukkan sistem metabolisme berjalan dengan baik.

Namun, jika tubuh tidak merasakan lapar di pagi hari, terutama jika terjadi berulang kali, hal tersebut bisa menjadi tanda gangguan pada tubuh.

Meski tampak sepele, kondisi ini dapat menandakan adanya ketidakseimbangan pada sistem metabolisme, hormon, atau kesehatan secara umum.

Memahami penyebabnya seperti berikut ini sangat penting agar kita tidak mengabaikan sinyal yang mungkin mengarah pada masalah kesehatan serius.

Penyebab Umum Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari

1. Makan malam terlalu larut atau berlebihan

Salah satu penyebab utama hilangnya rasa lapar di pagi hari adalah makan malam dalam porsi besar atau ngemil larut malam. Khususnya jika makanan tersebut tinggi lemak atau protein, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna, sehingga rasa kenyang bertahan hingga pagi. Proses pengosongan lambung pun melambat dan sinyal lapar tidak muncul saat bangun tidur.

2. Perubahan hormon tubuh selama tidur

Ketika kita tidur, tubuh mengalami perubahan hormon yang memengaruhi rasa lapar. Penelitian menunjukkan kadar ghrelin, hormon pemicu lapar, biasanya lebih rendah di pagi hari dibandingkan malam sebelumnya. Kondisi ini membuat seseorang tidak langsung merasa lapar setelah bangun tidur.

3. Perasaan cemas atau depresi

Gangguan psikologis seperti kecemasan (anxiety) dan depresi juga dapat menjadi tanda gangguan pada tubuh yang memengaruhi nafsu makan. Depresi sering disertai gejala seperti gangguan tidur, kelelahan, dan hilangnya minat terhadap aktivitas harian.

Sementara kecemasan bisa meningkatkan kadar hormon stres, yang menurunkan selera makan. Namun, pada sebagian orang, kondisi ini justru menimbulkan efek sebaliknya, yakni makan berlebih sebagai respons emosional.

4. Tubuh sedang sakit

Saat tubuh sedang melawan infeksi, nafsu makan biasanya menurun. Penyakit seperti pilek, flu, atau pneumonia dapat mengganggu sistem metabolisme dan menurunkan rasa lapar.

Selain itu, gangguan pada indera penciuman dan perasa akibat infeksi dapat membuat makanan terasa kurang enak, sehingga menurunkan keinginan untuk makan.

5. Efek samping obat tertentu

Beberapa jenis obat, seperti diuretik dan antibiotik, diketahui dapat menurunkan nafsu makan. Jika kamu sedang menjalani pengobatan dan mulai kehilangan selera makan, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan penyebabnya.

6. Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, penurunan nafsu makan merupakan hal yang umum terjadi. Perubahan kebutuhan energi, penurunan fungsi hormon, gangguan penciuman dan pengecap, hingga faktor sosial seperti kesepian, semuanya dapat memengaruhi pola makan dan rasa lapar di pagi hari.

7. Gangguan tiroid

Tidak merasa lapar juga bisa menjadi tanda gangguan pada tubuh, terutama jika berkaitan dengan masalah hormon tiroid. Kondisi hipotiroidisme, yaitu penurunan fungsi kelenjar tiroid, dapat memperlambat metabolisme dan menurunkan nafsu makan. Jika diikuti gejala, seperti mudah lelah, kulit kering, atau berat badan meningkat, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Cara Mengatasi Rasa Tidak Lapar di Pagi Hari

  • Mulai dari porsi kecil dan mudah dicerna

Tidak perlu memaksa diri untuk langsung sarapan berat. Mulailah dengan makanan ringan, seperti yoghurt dengan buah beri, roti panggang, smoothie, atau kacang-kacangan. Seiring waktu, tubuh akan beradaptasi dan nafsu makan perlahan kembali normal.

  • Tambahkan asupan protein

Protein membantu mengatur hormon nafsu makan dan membuat perut kenyang lebih lama.  Cobalah sertakan sumber protein sehat, seperti telur, yoghurt Yunani, keju cottage, atau kacang-kacangan dalam menu sarapanmu.

  • Ciptakan rutinitas pagi yang tenang

Pagi yang terburu-buru atau penuh tekanan dapat mengurangi nafsu makan. Bangunlah lebih awal dan lakukan aktivitas ringan, seperti peregangan, meditasi, atau mendengarkan musik favorit agar tubuh memiliki waktu menyesuaikan diri sebelum sarapan.

  • Atur suasana sarapan yang menyenangkan

Makan di tempat yang terang dan nyaman dapat meningkatkan selera makan. Gunakan piring warna cerah, tata meja dengan rapi, dan pilih makanan dengan aroma yang menggugah selera untuk menciptakan pengalaman makan yang positif.

  • Siapkan sarapan sejak malam sebelumnya

Jika kamu sering sibuk di pagi hari, siapkan bahan sarapan pada malam sebelumnya. Sediakan bahan makanan dan peralatan di tempat yang mudah dijangkau agar proses menyiapkan sarapan lebih cepat dan praktis.

Meski tidak merasa lapar di pagi hari bisa dianggap normal, kamu perlu memperhatikan jika kondisi ini terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain, seperti penurunan berat badan drastis, kelelahan berkepanjangan, atau perubahan suasana hati. Hal-hal tersebut bisa menjadi tanda gangguan pada tubuh yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Hilangnya rasa lapar di pagi hari bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan makan hingga gangguan hormon dan kondisi kesehatan tertentu.

Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan strategi sederhana, seperti makan ringan, menjaga rutinitas sehat, serta menciptakan suasana pagi yang nyaman, kamu bisa membantu tubuh kembali ke ritme alaminya.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan