Pemkab Sambas Fokus pada Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di APBD 2026
Sambas (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, mewakili Bupati Sambas menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2026. Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Sambas yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (28/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Wabup Heroaldi menuturkan bahwa penyusunan Raperda APBD tahun 2026 berpedoman pada tema pembangunan daerah “Peningkatan Produktivitas untuk Swasembada Pangan dan Energi serta Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”.
Tema ini, kata dia, menjadi landasan dalam merumuskankebijakan fiskal daerah yang berpihak pada kebutuhan masyarakat serta mendukung kemandirian daerah dalam berbagai sektor pembangunan.
“Raperda APBD ini disusun agar sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada kemandirian, keberlanjutan, serta pemerataan hasil pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Sambas,” ujar Heroaldi.
Ia menjelaskan, arah kebijakan pembangunan pada tahun anggaran 2026 difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni pengembangan sumber daya manusia daerah, pemenuhan sarana dan prasarana dasar, serta pembangunan ekonomi yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penyusunan rencana belanja daerah dilakukan dengan mempertimbangkan sinkronisasi bersama kebijakan pembangunan pemerintah provinsi dan nasional.
Ia menyampaikan hal ini untuk memastikan bahwa program pembangunan di Kabupaten Sambas tetap sejalan dan bersinergi dengan arah kebijakan yang lebih luas.
“Rancangan APBD Kabupaten Sambas Tahun 2026 disusun dengan prinsip berkelanjutan, akuntabel, dan transparan. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sambas melalui pembangunan yang merata dan inklusif,” tegasnya.
Penulis: Serawati






