Mahasiswa DKB Polnep Pengabdian Masyarakat di Senah Rayang Tebedu Malaysia
Pontianak (Suara Kalbar)– Tiga mahasiswa Program Studi Desain Kawasan Binaan (DKB) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) kembali menorehkan pengalaman berharga di kancah internasional. Mereka adalah Yuli Hartati, Yosi Meli Yosiana, dan Abiyu Ahmades Bassam, yang mengikuti kegiatan Rihlah Tarbawi atau Curah Bakti di Kampung Senah Rayang, Tebedu, Serian, Sarawak, Malaysia pada 25–27 Oktober 2025.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Konferensi Internasional Dosen dan Mahasiswa yang digelar di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, UiTM Sarawak, IAIN Pontianak, dan Polnep Pontianak pada 24 Oktober 2025 di Kuching, Sarawak, Malaysia.
Dosen pembimbing, Nunik Hasriyanti, menjelaskan bahwa kegiatan Curah Bakti merupakan implementasi dari salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian kepada Masyarakat.
“Alhamdulillah, saat ini tiga mahasiswa DKB Polnep sudah memiliki pengalaman langsung dalam pengabdian kepada masyarakat internasional di Kampung Senah Rayang, Tebedu, Sarawak, Malaysia,” ujar Nunik.
Selama kegiatan, para mahasiswa berinteraksi langsung dengan warga setempat melalui kegiatan sosial, budaya, dan edukatif yang melibatkan mahasiswa lintas negara, suku, dan agama.
Yuli Hartati mengaku terharu sekaligus bahagia dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Senang sekali bisa tinggal bersama orang angkat di sana. Sekarang saya punya ibu angkat di Kampung Senah Rayang,” ungkapnya dengan semangat.
Sementara itu, Abiyu Ahmades Bassam mengaku mendapatkan banyak pelajaran tentang nilai kebersamaan dan toleransi.
“Kami hidup bersama teman-teman dan masyarakat dari negara, suku, serta agama yang berbeda. Itulah kebesaran Tuhan, meskipun banyak perbedaan, kami disatukan sebagai insan manusia — ukhuwah insaniah,” tuturnya.
Yosi Meli Yosiana pun merasa semakin percaya diri untuk berpartisipasi dalam kegiatan internasional di masa depan.
“Kalau nanti ada kesempatan lagi, saya ingin ikut kembali. Kegiatan ini memberikan banyak pengalaman akademik dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.
Ketiga mahasiswa tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada dosen pembimbing mereka.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Nunik yang telah membimbing kami. Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi kami dan Polnep,” ucap mereka kompak.
Kegiatan Rihlah Tarbawi di Kampung Senah Rayang ini menjadi bukti nyata komitmen Polnep dalam memperluas jangkauan pengabdian dan pembelajaran mahasiswa hingga ke tingkat internasional, sekaligus mempererat hubungan antarnegara melalui kolaborasi pendidikan dan sosial.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






