Lansia Ditemukan Meninggal di Depan Ruko Pasar Pemangkat, Begini Kronologinya
Sambas (Suara Kalbar) – Warga Pasar Pemangkat, Kabupaten Sambas, dikejutkan oleh penemuan seorang perempuan lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di depan sebuah ruko pada Rabu pagi. Perempuan tersebut kemudian diketahui bernama Bani (64), warga Jalan Kartini RT 005 RW 006, Desa Pemangkat.
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban dikenal hidup sebatang kara. Ia tidak memiliki suami maupun anak, dan juga tidak mempunyai tempat tinggal tetap. Dalam kesehariannya, korban sering terlihat berada di kawasan Pasar Pemangkat.
Salah satu warga menyebut bahwa Bani kerap tidur di depan ruko di area pasar tersebut. Hal ini juga dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko, yang mengatakan bahwa korban memang sering beristirahat di tempat itu.
Pada pagi hari, warga yang melintas di depan ruko mendapati korban dalam kondisi terbaring tidak bergerak. Setelah memastikan korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, warga segera melapor ke pihak kepolisian setempat.
Polsek Pemangkat bersama tim medis kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring miring ke kanan dan diperkirakan telah meninggal kurang dari enam jam sebelum ditemukan,” jelas AKP Sadoko.
Polisi kemudian memeriksa sejumlah saksi yang mengenal korban dan memastikan bahwa tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, korban meninggal karena faktor kesehatan atau usia lanjut.
“Pihak keluarga yang telah dihubungi menyatakan menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut. Mereka juga menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” tambahnya.
Penulis: Serawati






