SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas Sebuah Rumah Warga di Selakau Timur, Sambas Hangus Terbakar

Sebuah Rumah Warga di Selakau Timur, Sambas Hangus Terbakar

Sebuah rumah warga di Desa Serangam, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas hangus dilahap api (Suarakalbar.co.id/ist)

Sambas (Suara Kalbar) – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik warga di Dusun Teluk Limau Manis, RT 07, RW 04, Desa Seranggam, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, pada Rabu (24/9/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan satu keluarga kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta bendanya.

Kepala Desa Seranggam, Rahmat, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa rumah yang terbakar merupakan milik seorang warga bernama Surti, yang saat kejadian tidak berada di rumah bersama ketiga anaknya.

“Sekitar pukul 19.30, ibu Surti dan anak-anaknya pergi ke rumah tetangga untuk bermain. Jadi saat kebakaran terjadi, rumah dalam kondisi kosong tanpa penghuni,” jelasnya.

Api pertama kali diketahui oleh sejumlah warga yang sedang berkumpul di sebuah kantin tak jauh dari lokasi kejadian. Begitu melihat kepulan asap dan kobaran api, warga bergegas memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya, sambil berusaha menghubungi pihak terkait.

Upaya warga akhirnya berhasil memadamkan api setelah sekitar satu jam berjibaku. Namun, seluruh bangunan rumah yang terbuat dari bahan semi kayu sudah ludes terbakar. Bahkan, satu unit sepeda motor NMAX yang menjadi harta berharga keluarga juga ikut hangus.

“Karena bangunan berbahan semi kayu, api sangat cepat menyebar. Saat warga mengetahui, api sudah dalam kondisi besar, sehingga tidak ada barang yang bisa diselamatkan,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kebakaran ini membuat Surti dan ketiga anaknya kehilangan segalanya. Saat ini mereka terpaksa mengungsi di rumah mertua. Kondisi semakin berat karena suami korban saat ini bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Ia berharap ada perhatian dan uluran tangan dari berbagai pihak untuk membantu keluarga korban.

“Saat ini korban sangat membutuhkan bantuan. Mereka hanya menyisakan pakaian yang sedang dipakai, sementara anak-anaknya masih kecil dan membutuhkan banyak perhatian,” ujarnya.

Penulis: Serawati

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan