Kembang Api Jatuh di Konser Seventeen, Pledis Entertainment Minta Maaf
Suara Kalbar – Pledis Entertainment meminta maaf atas insiden kembang api yang terjadi saat konser Seventeen, di Stadion Utama Incheon Asiad, Sabtu (13/9/2025). Beberapa kembang api diketahui jatuh langsung ke arah penonton.
“Halo, ini adalah Pledis Entertainment. Selama sesi terakhir konser ‘Seventeen World Tour (New) in Incheon’ yang berlangsung pada 13 September 2025, beberapa kembang api yang digunakan sebagai efek spesial secara tak terduga jatuh ke arah penonton,” ungkap Pledis Entertainment dilansir dari Soompi, Minggu (14/9/2025).
Agensi yang menaungi Seventeen ini menerangkan, vendor profesional terkait telah melakukan pengecekan berulang kali sebelum konser dimulai. Pihak vendor juga telah menetapkan jarak aman dan arah efek spesial kembang api tersebut.
“Kami telah menentukan, insiden ini terjadi karena beberapa produk yang digunakan ternyata cacat. Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penonton yang terkejut atau merasa tidak nyaman karena situasi tak terduga ini,” jelas agensi.
Terdapat dua penonton yang terluka akibat insiden ini. Agensi memastikan korban langsung mendapat perawatan di klinik darurat di dalam venue, sebelum akhirnya kembali ke rumah. Pledis Entertainment akan memberikan dukungan penuh untuk pengobatan lanjutan.
Selain itu, agensi akan mengirimkan pesan terpisah kepada para penonton yang hadir pada konser hari tersebut guna memastikan apakah ada korban luka atau kerugian tambahan, serta mengetahui situasi secara lebih tepat.
“Untuk mencegah situasi serupa terulang kembali di konser yang dijadwalkan pada 14 September 2025, kami tidak akan menggunakan produk yang menyebabkan masalah ini, serta akan melakukan pemeriksaan keamanan yang lebih menyeluruh sebelum menggunakan efek khusus,” terang agensi.
Mengakhiri keterangannya, Pledis Entertainment dengan tulus kembali meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan. Pihaknya berjanji terus menjadikan keselamatan penonton sebagai prioritas utama dan berusaha sebaik mungkin menciptakan lingkungan konser yang lebih aman.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






