SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Health and Travel Wellness Fair 2025 Digelar, RS Normah Kuching Jadi Peserta Asal Malaysia

Health and Travel Wellness Fair 2025 Digelar, RS Normah Kuching Jadi Peserta Asal Malaysia

RS Normah Kuching ikuti Pameran kesehatan dan wisata medis Health and Travel Wellness Fair 2025. [SUARAKALBAR.CO.ID/Ist]

Pontianak (Suara Kalbar) – Pameran kesehatan dan wisata medis Health and Travel Wellness Fair 2025 resmi digelar di Central Park Mall Jakarta pada 21–24 Agustus 2025. Acara ini menghadirkan berbagai fasilitas kesehatan dari dalam dan luar negeri, salah satunya Normah Medical Specialist Centre (NMSC) atau Rumah Sakit Normah dari Kuching, Sarawak, Malaysia.

Kehadiran RS Normah menarik perhatian pengunjung pameran karena rumah sakit ini kerap menjadi tujuan pasien asal Indonesia, khususnya Kalimantan Barat. Menurut data pihak rumah sakit, ribuan pasien dari Indonesia berobat ke fasilitas kesehatan tersebut setiap bulan.

“Untuk menjangkau RS Normah di Kuching, dari Jakarta tersedia penerbangan langsung setiap harinya. Penerbangan hanya memakan waktu 1 jam 20 menit,” kata Bidari MB Suhaili Deputy Head, Corporate Affairs & Business Development NMSC.

RS Normah sendiri telah mendapatkan akreditasi internasional, antara lain dari Joint Commission International (JCI) dan Malaysian Society for Quality in Health (MSQH). Pada tahun 2025, rumah sakit ini juga tercatat dalam daftar Newsweek’s World’s Best Hospitals 2025.

Bidari MB Suhaili, mengatakan rumah sakitnya ingin memperkenalkan layanan kesehatan yang tersedia, termasuk paket pemeriksaan kesehatan.

“Melalui medical check up, kondisi tubuh dapat dipantau secara menyeluruh, dan dokter akan memberikan diagnosa berdasarkan hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Selain RS Normah, pameran ini juga menghadirkan sejumlah fasilitas kesehatan lain dengan berbagai penawaran bagi pengunjung. Acara ini diharapkan dapat membuka akses informasi mengenai layanan kesehatan dan wisata medis, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal pilihan layanan kesehatan lintas negara.

Penulis: Meriyanti

Komentar
Bagikan:

Iklan