SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Desy Ratnasari Serukan Pengawasan Ketat Media Sosial Demi Karakter Anak Bangsa

Desy Ratnasari Serukan Pengawasan Ketat Media Sosial Demi Karakter Anak Bangsa

Desy Ratnasari. (Instagram/@desyratnasariterdepan)

Jakarta (Suara Kalbar)- Aktris senior yang juga anggota DPR RI, Desy Ratnasari, mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih aktif mengawasi penggunaan media sosial seperti TikTok dan Meta. Menurutnya, pengawasan ini penting guna mencegah dampak negatif terhadap karakter generasi muda.

Dalam pernyataannya yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Kamis (17/7/2025), Desy menyampaikan keprihatinannya terhadap kecanduan gadget, maraknya berita bohong, serta konten-konten yang merusak nilai moral dan sosial anak-anak.

“Pembentukan karakter anak bangsa harus kita kendalikan agar mereka tidak kecanduan gadget dan media sosial. Ini bisa memicu krisis karakter dan hilangnya arah investasi sosial generasi muda,” ujar Desy Ratnasari dikutip dari Instagram miliknya, Kamis (17/7/2025).

Desy Ratnasari menekankan pentingnya tanggung jawab sosial dalam memanfaatkan platform digital. Menurutnya, masyarakat tidak bisa hanya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah, tetapi harus melakukan sensor mandiri terhadap konten yang dikonsumsi maupun dibuat.

“Agar penggunaan platform untuk aktivitas ilegal dan kriminal bisa berkurang. Ini berdampak besar terhadap karakter anak bangsa kalau dibiarkan,” jelasnya.

Selain pengawasan, dirinya juga mendorong adanya regulasi yang mendorong profesionalisme dan tanggung jawab sosial bagi para konten kreator maupun pemilik platform.

“Kita butuh regulasi agar platform digital tak hanya mengejar trafik, tapi juga ikut membentuk masa depan bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan edukasi digital, agar lebih banyak konten positif, menghibur, dan mendidik yang tersebar di media sosial.

Sebagai langkah konkret, Desy Ratnasari berharap Indonesia ke depan memiliki lembaga khusus yang profesional dan independen untuk melakukan pengawasan terhadap konten-konten media sosial yang beredar di tanah air.

“Kalau bisa ada lembaga khusus untuk ini. Namun yang terpenting adalah komitmen bersama untuk menjaga budaya dan nasionalisme generasi penerus, agar mereka tidak hanya jadi followers, tapi juga pemimpin masa depan,” pungkasnya.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan