BMKG Kalbar Imbau Waspada Karhutla pada 21-27 Juli 2025, Sebagian Wilayah Berisiko Tinggi
Pontianak (Suara Kalbar) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kalimantan Barat kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada periode 21 hingga 27 Juli 2025.
Dalam rilis resminya yang diperbarui pada Senin pagi, 21 Juli 2025 pukul 07.00 WIB, BMKG menyampaikan bahwa sebagian wilayah Kalimantan Barat diprediksi mengalami kondisi cuaca yang mendukung terjadinya karhutla, terutama akibat minimnya curah hujan dan meningkatnya suhu udara harian.
“Selamat pagi Mitra Info BMKG Kalbar. Kami mengimbau untuk waspada potensi kemudahan terjadi karhutla di sebagian wilayah Kalbar selama sepekan ke depan,” tulis BMKG melalui kanal resminya, seraya menyertakan tautan untuk akses informasi lengkap: https://kalbar.bmkg.go.id.
Berdasarkan analisis terkini, beberapa daerah dengan tingkat risiko tinggi karhutla antara lain wilayah di bagian selatan dan timur Kalbar, yang dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren pengurangan kelembaban tanah dan angin yang cukup kencang di siang hari.
Kondisi ini berpotensi mempercepat penyebaran api apabila terjadi pembakaran lahan, baik disengaja maupun tidak.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran terbuka, terutama di area perkebunan dan hutan yang mulai mengering. Pemerintah daerah dan aparat terkait diminta untuk meningkatkan patroli serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat mencegah potensi bencana sejak dini.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, baik melalui situs web resmi maupun kanal media sosial, guna mengantisipasi dampak yang lebih luas dari potensi kebakaran.
Sumber: BMKG
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






