Pontianak Capai UHC Prioritas, 98,14 Persen Penduduk Terlindungi Jaminan Kesehatan
Pontianak (Suara Kalbar ) – Pemerintah Kota Pontianak menunjukan komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh penduduknya.
Pada hari Selasa (26/6/2025) Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak resmi mendeklarasikan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Semesta Jaminan Kesehatan untuk penduduknya.
Per 1 Juni 2025 jumlah penduduk Kota Pontianak yang telah menjadi peserta Program JKN sebanyak 98,14% dari total seluruh jumlah penduduk yaitu 687.031 jiwa.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Walikota Pontianak yang juga turut dihadiri oleh Deputi Direksi Wilayah IV Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Elsa Novelia.
Dalam sambutanya, Elsa mengapresiasi dan berterima kasih atas upaya seluruh jajaran pemerintah Kota Pontianak yang telah mengantarkan Kota Pontianak sampai detik ini meraih Predikat UHC Prioritas.
“Tidak mudah untuk mencapai Cakupan Semesta Jaminan Kesehatan di Kota Pontianak ini karena jumlah penduduk Kota Pontianak dibandingkan dengan yang lain selisih yang belum memiliki Jaminan Kesehatan cukup besar, di satu sisi tambahan indikator sebagai syarat UHC yaitu cakupan peserta diatas 95%, RPJMN menargetkan diatas 98% ditambah lagi satu indikator lagi yang sangat menantang yaitu keaktifan harus diatas 80%,” kata Elsa pada Selasa (24/06/2025).
Lebih lanjut, Elsa menambahkan capaian UHC ini akhirnya terwujud pada hari ini berkat dukungan seluruh jajaran di Pemerintah Kota Pontianak. Menurutnya UHC Prioritas merupakan capaian yang sangat bergengsi karena pemerintah Kota Pontianak sudah mencapai cakupan diatas 98% ditambah dengan keaktifan kepesertaan 80,16%.
“Dengan capaian ini Kota Pontianak mempunyai privilege khusus, siapapun masyarakatnya pada saat membutuhkan layanan kesehatan bisa langsung aktif Jaminan Kesehatannya tanpa harus ada waktu tunggu 14 hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan ini dan menyebutnya sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh warga.
“Jaminan Kesehatan memang menjadi program utama kami, salah satunya yaitu memberikan layanan yang optimal baik dari sisi kualitas maupun dari sisi kuantitas. Setelah target UHC ini kita capai tentu tidak hanya sekedar capaian angka 98% tapi bagaimana ini memberikan dorongan bagi seluruh jajaran pemda Kota Pontianak untuk terus menjadikan masyarakat Kota Pontianak sehat, kuat dan cerdas. Salah satunya yaitu kita terus ingin meningkatkan sarana dan prasarana terkait peningkatan kualitas layanan kesehatan,” tutur Edi.
Melalui UHC ini Edi berharap seluruh peserta yang hadir di jajaran Pemerintah Kota Pontianak terutama para Camat dan Lurah bisa terus menyosialisasikan Program Jaminan Kesehatan ini kepada masyarakat terutama masyarakat menengah ke bawah, agar tidak ada kendala lagi dalam mengakses layanan kesehatan.
“Dan dengan capaian ini kolaborasi BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota Pontianak terus dapat ditingkatkan terus dilakukan monitoring untuk selalu menjadikan masyarakat Pontianak semakin sehat,” tutupnya.
Penulis: Iqbal/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






