Pemerintah Siapkan Akses Internet Cepat 100 Mbps untuk Sekolah, Puskesmas, dan Kantor Desa
Suara Kalbar – P Pemerintah pusat tengah mengakselerasi program akses internet cepat 100 Mbps di wilayah yang belum tersentuh jaringan serat optik (blank spot), terutama di sektor-sektor vital seperti sekolah, puskesmas, kantor desa, hingga rumah tangga terpencil.
Langkah ini disampaikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, sebagai bagian dari upaya pemerataan konektivitas digital nasional.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, dalam pidato pelantikannya, Presiden menyampaikan secara berulang pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat,” ujar Meutya seperti dilansir dari Beritasatu.com, Senin (16/6/2025).
Pemerintah pun telah menyiapkan spektrum baru yang akan dialokasikan secara transparan kepada penyelenggara jaringan tetap. Model jaringan yang akan diterapkan bersifat open access, artinya pemegang izin wajib membuka infrastrukturnya untuk digunakan bersama oleh penyelenggara telekomunikasi yang lain.
Upaya itu bertujuan membuka jalan bagi penyediaan layanan internet tetap berkecepatan tinggi di area yang belum terjangkau jaringan serat optik, khususnya untuk fasilitas publik seperti sekolah, pusat layanan kesehatan, kantor desa, dan rumah tangga.
Menurut data Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, sebanyak 190.000 unit sekolah atau sekira 86% masih belum mempunyai akses internet tetap.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






