Kemenpar Minta SOP Wisata Ekstrem Ditegakkan Usai Insiden di Rinjani
Jakarta (Suara Kalbar)- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meminta seluruh pengelola destinasi wisata ekstrem menegakkan standar operasional prosedur (SOP) secara ketat demi menjamin keselamatan wisatawan.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menekankan hal ini menyusul insiden tragis yang menimpa wisatawan asal Brasil saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.
“Insiden ini mengingatkan kita bahwa setiap destinasi wisata ekstrem mengandung risiko serius,” kata Widiyanti dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (29/6/2025).
Dia menekankan pentingnya penegakan SOP wisata ekstrem secara menyeluruh, guna mencegah tragedi serupa terulang pada masa mendatang. “Kepatuhan terhadap prosedur ini bukan sekadar formalitas, namun menjadi benteng utama dalam meminimalkan insiden fatal,” katanya.
Menurutnya, SOP pendakian Gunung Rinjani tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Nomor 19 Tahun 2022. Kemenpar bersama kementerian dan lembaga terkait berusaha memastikan SOP keamanan dan keselamatan ditegakkan di daerah tujuan wisata ekstrem.
Selain menyerukan penegakan SOP keamanan dan keselamatan, dia juga meminta para pengelola destinasi pariwisata ekstrem mengawasi dan mengaudit semua operator serta pemandu yang bekerja di daerah tujuan wisata ekstrem guna memastikan semuanya sudah memenuhi persyaratan.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






