Rajin Menabung Rp20 Ribu Sehari, Pedagang Kelontong Asal Kediri Ini Berangkat Haji
Jatim (Suara Kalbar)- Ketekunan dan kesabaran menjadi kunci sukses bagi Sri Dewi Sudarwati, seorang pedagang kelontong asal Kediri, Jawa Timur, yang berhasil mewujudkan impian menunaikan ibadah haji. Wanita berusia 66 tahun ini rutin menabung Rp 20.000 setiap hari selama bertahun-tahun, hingga akhirnya bisa mendaftar haji dari hasil tabungannya sendiri.
Sri Dewi, yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Surabaya, mulai merintis mimpinya sejak tahun 2009. Saat itu, ia menyisihkan uang dari hasil berdagang kelontong dan menyimpannya dalam sebuah kotak kayu di rumah. Tanpa menggunakan rekening bank, ia berhasil mengumpulkan Rp 25 juta dalam tiga tahun.
“Dari hasil menabung rutin sebesar Rp20.000 yang saya simpan dalam suatu kotak, saya dapat mendaftar haji pada tahun 2012 setelah terkumpul Rp 25 juta,” ungkapnya di Asrama Haji Surabaya, dilansir dari Beritasatu.com, Minggu(4/5/2025).
Wanita berusia 66 tahun ini merasa bahagia dan bersyukur dapat berangkat haji tahun ini. Ia mengenang masa sulit merintis usaha warung kelontongnya sejak 1995, setelah sebelumnya sang suami bekerja sebagai tukang tambal ban dan berjualan bensin eceran.
“Alhamdulillah barokah. Dari situ, saya bisa mulai merintis jualan kecil-kecilan di rumah sendiri pada tahun 1995 dan sekarang warung saya lebih lengkap jualannya daripada dulu,” imbuhnya.
Sri Dewi juga mengenang almarhum suaminya yang telah lebih dulu menunaikan ibadah haji. Mereka mendaftar secara terpisah karena keterbatasan biaya. Kini, ia bahagia karena usahanya menabung sedikit demi sedikit membuahkan hasil untuk berhaji ke Baitullah.
“Keinginan berhaji sebenarnya sudah lama, cuma waktu itu keadaan ekonomi belum memungkinkan, anak-anak masih kecil. Saya nabungnya di rumah saja, tidak ke bank. Saya ini orang desa. Tidak biasa ke bank. Saya simpan di kotak saja,” jelasnya.
Di Tanah Suci nanti, Sri Dewi berencana memanjatkan doa untuk anak dan cucunya agar kelak juga dapat melaksanakan ibadah haji atau minimal berumrah. Kesabaran dan kerja kerasnya dalam mewujudkan impian ke Baitullah menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






