SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Tesla Recall Besar-Besaran, Cybertruck Bermasalah, Panel Eksterior Bisa Copot

Tesla Recall Besar-Besaran, Cybertruck Bermasalah, Panel Eksterior Bisa Copot

Tesla Cybertruck racikan Mansory terlihat ekstrem. (Mansory/DOK)

Suara Kalbar – Tesla kembali melakukan recall besar-besaran, kali ini menargetkan hampir seluruh unit Cybertruck yang telah dikirim ke pelanggan di Amerika Serikat. Masalah utama yang menjadi perhatian adalah risiko lepasnya panel eksterior saat kendaraan melaju, yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Melansir dari Beritasatu.com, Sabtu(22/3/2025), penarikan ini semakin menambah daftar panjang kendala yang dihadapi oleh pickup listrik besutan Tesla sejak pertama kali diluncurkan.

Dalam laporan yang diajukan ke Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) pada Kamis (21/3/2025), Tesla menyebutkan bahwa recall ini mencakup lebih dari 46.000 unit Cybertruck yang diproduksi antara November 2023 hingga 27 Februari 2024.

“Masalah ini terdeteksi setelah beberapa pemilik melaporkan panel samping kendaraan mereka terlepas saat digunakan,” sebut CNN.

Tesla menjelaskan bahwa panel trim baja tahan karat pada Cybertruck dapat terlepas selama berkendara. Kondisi ini tidak hanya mengurangi estetika kendaraan tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan akibat bagian kendaraan yang terlempar ke jalan. Untuk mengatasi masalah ini, Tesla akan mengganti rakitan panel rel dengan komponen yang telah diperbarui dan memenuhi standar keamanan.

Laporan pertama mengenai panel yang terlepas muncul pada 21 Februari, ketika seorang pemilik Cybertruck mengklaim mengalami kejadian tersebut. Tesla pun mengakui adanya indikasi awal, seperti suara tidak biasa dari kabin atau tampilan panel yang mulai longgar. Hingga kini, Tesla telah menerima 151 klaim garansi yang diduga terkait masalah ini. Meski demikian, belum ada laporan mengenai kecelakaan atau cedera akibat panel yang copot.

Tesla recall kali ini menjadi tantangan tambahan bagi perusahaan yang sudah menghadapi tekanan besar. Saham Tesla tercatat turun hampir 50% sepanjang 2024 di tengah ketatnya persaingan industri kendaraan listrik dan kritik terhadap kepemimpinan CEO Elon Musk. Cybertruck sendiri mengalami tren permintaan yang melemah sejak akhir tahun lalu, meskipun Tesla tidak merinci jumlah unit yang telah dikirim ke pelanggan.

Pengumuman recall ini langsung berdampak pada pasar, dengan saham Tesla turun 1,4% dalam perdagangan pra-pasar. Reaksi ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas perusahaan, terlebih dengan meningkatnya kritik dari pelanggan yang kecewa dan protes di beberapa gerai Tesla.

Tesla Cybertruck racikan Mansory terlihat ekstrem. - (Mansory/DOK)
Tesla Cybertruck racikan Mansory terlihat ekstrem. – (Mansory/DOK)

Sepanjang 2024, Tesla telah mencatat jumlah recall terbanyak di AS, mencapai lebih dari 5,1 juta unit, menurut data dari BizzyCar. Sebagian besar recall Tesla biasanya dapat diselesaikan melalui pembaruan perangkat lunak jarak jauh (over-the-air update). Namun, masalah pada Cybertruck ini memerlukan perbaikan fisik, yang berarti pelanggan harus membawa kendaraan mereka ke pusat layanan resmi Tesla.

Dengan Tesla recall besar-besaran ini, tantangan Tesla dalam mempertahankan dominasinya di pasar kendaraan listrik semakin berat. Persaingan yang kian ketat dan ekspektasi pelanggan yang semakin tinggi membuat Tesla harus lebih berhati-hati dalam menghadirkan produk baru di masa depan.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan