Ditunggu Warga Selama 18 Tahun, Akhirnya Jembatan Pinoh 2 di Melawi Diresmikan
Melawi (Suara Kalbar)- Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa secara resmi meresmikan Jembatan Pinoh 2 yang menghubungkan Kecamatan Tanah Pinoh dan Kecamatan Tanah Pinoh Barat yang dipisahkan Sungai Pinoh pada Selasa (11/2/2025).
Jembatan ini merupakan yang dinantikan masyarakat yang telah menanti hampir 18 tahun dengan bentang jembatan sepanjang 92 meter dan lebar 6 meter dan terletak di Dusun Tanjung Kenaya, Desa Baru Begitu Kecamatan Tanah Pinoh.
Dalam peresmian itu tampak hadir anggota DPRD Provinsi Kalbar, Ritaudin, Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januari Usfa Yursa, wakil Ketua DPRD,Rindau beserta sejumlah anggota DPRD Melawi lainnya, para camat, kepala desa dan kepala SKPD di lingkungan Pemkab Melawi.
“Terimakasih pak Bupati Melawi, Haji Dadi Sunarya, yang telah mewujudkan mimpi kami agar bisa terhubung akses jalan darat menuju Kota Baru dan kota Nanga Pinoh dengan lebih mudah,”ujar Jalius, salah seorang warga Tanah Pinoh Barat kepada suara Kalbar.co.id.
Dengan adanya jembatan Pinoh 2 ini tentu akan memberikan banyak dampak positif bagi perkembangan pembangunan serta perekonomian masyarakat, khsusus nya masyarakat di Kecamatan Tanah Pinoh Barat yang terdiri dari 10 desa.”Selama inikan masih mengandalkan jalur sungai jika ingin ke kota Baru, ” katanya.
Sementara itu, Bupati Melawi, H Dadi Sunarya Usfa Yursa mengungkapkan pembangunan jembatan Pinoh 2 merupakan salah satu prioritas pada APBD 2024.
Bupati dua periode ini pun juga menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Daerah dalam menunggu proses pembangunan sampai dengan selesai.
“Alhamdulillah saat ini jembatan sudah dapat kita lalui menghubungkan Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Sehingga dapat menghemat waktu dan akomodasi, karena warga tidak perlu berputar menuju ibukota Kecamatan Tanah Pinoh, ” kata Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi Raisya.
Penulis : Dea Kusumah Wardhana
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






