SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Kementerian Transmigrasi Jajaki Skema Kerja Sama Alternatif Sebagai Upaya Transformasi

Kementerian Transmigrasi Jajaki Skema Kerja Sama Alternatif Sebagai Upaya Transformasi

Mentrans M Iftitah Sulaiman Suryanagara (kiri) dan Wamentrans Viva Yoga Mauladi (kanan) menghadiri diskusi antara Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Keuangan di kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Kamis (9/1/2025). SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Kementerian Transmigrasi.

Suara Kalbar– Kementerian Transmigrasi (Kementrans) jajaki berbagai skema kerja sama alternatif untuk mewujudkan industrialisasi di kawasan transmigrasi. Salah satunya dengan berdiskusi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan hal tersebut sejalan dengan upaya transformasi untuk mengembangkan industri berskala besar di kawasan transmigrasi.

Mentrans mengatakan upaya itu dilakukan karena skema Badan Layanan Umum (BLU) dan skema Badan Milik Negara (BMN) yang selama ini diterapkan masih belum cukup memadai. Di sisi lain, transmigran sudah memiliki modal usaha berupa lahan serta tenaga kerja.

“(Para transmigran) tinggal diberikan redefinisi berupa pelatihan dan wawasan untuk menciptakan ekonomi baru di kawasan transmigrasi,” ujarnya dilansir dari ANTARA.

Menurutnya, skema kerja sama dibutuhkan untuk menarik investor serta memberikan keuntungan bagi warga transmigran dan penduduk sekitar. Jumlah investasi yang besar juga dibutuhkan untuk meningkatkan skala ekonomi dan daya saing kawasan transmigrasi, misalnya melalui pengembangan agroindustri, agrowisata, dan infrastruktur.

Skema kerja sama usaha tersebut juga diharapkan dapat menjaga agar lahan-lahan transmigrasi yang telah disediakan oleh pemerintah tidak dialihfungsikan oleh pemiliknya.

Ia juga berharap hasil kerja sama tersebut dapat membiayai program-program Kementerian secara akuntabel dan transparan untuk mencegah penyalahgunaan wewenang. Dengan demikian, pihaknya tidak perlu meminta alokasi anggaran yang besar dari APBN.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan