Kantor Imigrasi Singkawang Capai PNBP 247 Persen di 2024
Singkawang (Suara Kalbar)- Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang, Kalimantan Barat, berhasil menyerap anggaran sebesar Rp9,8 miliar atau 99 persen dari total pagu anggaran Rp9,9 miliar pada tahun 2024. Selain itu, kantor tersebut juga mencatat prestasi luar biasa dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dengan capaian Rp19,5 miliar atau 247 persen dari target awal sebesar Rp7,9 miliar.
“Kami juga meraih penghargaan karena telah mengumpulkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp19,5 miliar atau 247 persen dari target awal yakni sebesar Rp7,9 miliar,” katanya melansir dari ANTARA, Kamis(2/1/2025).
Sebagai bagian dari upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kantor Imigrasi Singkawang menolak 41 permohonan paspor dan menunda 73 permohonan sepanjang 2024. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap permohonan paspor tidak disalahgunakan.
“Kantor Imigrasi Singkawang terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang humanis dan selalu kerja dengan hati,” ujarnya.
Selanjutnya, dalam rangka mengawasi dan mengendalikan keberadaan orang asing yang berada di wilayah Indonesia, dengan tujuan menjaga ketertiban dan keamanan negara, pihaknya telah menggelar operasi gabungan Timpora yang berlokasi di Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang.
Di tahun 2024 juga, dilakukan operasi gabungan sebanyak 2 kali dan operasi Jagratara sebanyak 3 kali.
” tujuannya untuk memastikan bahwa setiap orang asing yang berada di Indonesia mematuhi peraturan keimigrasian yang berlaku,” katanya.
Selanjutnya, untuk mengawasi orang asing di wilayah kerja Imigrasi Singkawang telah dilakukan operasi mandiri sebanyak 15 kali dan operasi intelijen sebanyak 13 kali untuk pengumpulan bahan keterangan, keadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kerja Imigrasi Singkawang.
“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada Kantor Imigrasi Singkawang, semoga layanan yang kami berikan berkenan di hati. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terangnya.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






