SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Dunia Yordania Dukung Proses Politik Baru di Suriah

Yordania Dukung Proses Politik Baru di Suriah

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken (ki) dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi. (ANTARA

Jakarta (Suara Kalbar)- Pemerintah Yordania menegaskan dukungannya terhadap rakyat Suriah dalam upaya membangun sistem politik baru pasca-jatuhnya rezim Bashar al-Assad. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, dalam sebuah pernyataan pada Minggu.

“Kami mengikuti perkembangan di Republik Arab Suriah dengan minat dan perhatian yang besar terhadap keamanan, keselamatan, persatuan, kedaulatan Suriah, dan keamanan rakyatnya,” kata Menlu Safadi melansir dari ANTARA, Senin(9/12/2024).

Dia mengatakan Yordania siap untuk memberikan semua dukungan yang memungkinkan kepada rakyat Suriah dalam upaya mereka untuk membangun kembali tanah air, lembaga, dan sistem politik mereka, dengan cara yang menjamin keamanan, kedaulatan, kebebasan Suriah, dan kehidupan yang bebas dan bermartabat bagi semua warganya.

“Kami akan mendukung setiap proses politik yang dijalankan oleh rakyat Suriah untuk membangun sistem politik yang memenuhi aspirasi rakyat Suriah yang bersaudara, menjaga hak-hak mereka, dan menempatkan Suriah di jalur untuk membangun masa depan yang aman dan terpenuhi hak-hak bagi rakyatnya,” ujarnya, menambahkan.

Diplomat senior Yordania itu juga menyerukan perlunya melindungi Suriah dari kekacauan dan menjaga lembaga-lembaga nasional negara itu.

“Yordania siap memberikan bantuan apa pun yang dibutuhkan oleh rakyat Suriah yang bersaudara, dan kami sepenuhnya mendukung keamanan dan stabilitas mereka,” kata Safadi.

Assad melarikan diri dari Suriah ke lokasi yang tidak diketahui setelah kelompok anti-rezim menguasai Ibu Kota Damaskus pada Minggu dini hari, menandai runtuhnya rezim Partai Baath yang telah berkuasa di Suriah sejak 1963.

Peristiwa itu terjadi lebih dari seminggu setelah kelompok anti-rezim menguasai Aleppo, sebuah kota besar di Suriah utara.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan