Makan Bergizi Gratis untuk Generasi Unggul, Wamensos: Indonesia Punya Instrumen Kuat
Jakarta (Suara Kalbar)- Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menyatakan bahwa Indonesia memiliki instrumen yang kuat untuk mendukung program makan bergizi gratis, yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan ini disampaikan Agus dalam diskusi daring di Forum Merdeka Barat (FMB) 9, Senin, sebagai respons terhadap masukan publik terkait kejelasan ruang lingkup program tersebut.
Agus menjelaskan bahwa program ini bertujuan membentuk generasi unggul melalui pemberian makanan bergizi kepada masyarakat, terutama generasi muda.
“Kalau soal ruang lingkup, negara kita juga punya instrumen atau perangkat yang bisa mengurus makanan bergizi gratis tersebut. Bahkan, negara-negara lain yang rakyatnya banyak juga mampu, seperti Tiongkok dan India. Kita jangan pesimis untuk kebesaran bangsa dan generasi kita yang unggul,” katanya melansir dari ANTARA, Selasa(5/11/2024).
Agus menjelaskan, filosofi paling penting dari program makan bergizi gratis yakni untuk menyiapkan generasi unggul melalui pemberian makanan yang penuh nutrisi bagi para generasi muda.
“Filosofinya (makan bergizi gratis) agar generasi muda kita harus sehat dan unggul. Artinya, menjadi tanggung jawab negara untuk menyiapkan generasi unggul tersebut, jadi unsur nutrisi yang mereka konsumsi menjadi penting, yang mempengaruhi secara fisik, pikiran, dari generasi-generasi yang akan kita persiapkan menjadi generasi yang hebat,” ujar dia.
Ia menegaskan, dari berbagai macam penelitian, dukungan makanan bergizi gratis tersebut bisa meningkatkan tinggi badan pada laki-laki dan perempuan.
“Makan bergizi gratis ini program prioritas dan mendesak yang harus segera diwujudkan agar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah mendapatkan nutrisi yang memadai,” ucapnya.
Ia mengemukakan, meski Kemensos belum mendapatkan perintah akan dilibatkan dalam program makan bergizi gratis, namun pihaknya siap apabila dibutuhkan, mengingat selama ini Kemensos juga memiliki program permakanan yang ditujukan untuk para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
“Kita memberikan makanan gratis kepada ibu-ibu lansia yang umurnya di atas 75 tahun dan disabilitas. Untuk lansia saja 100 ribu, dan itu sehari kita kasih makan dua kali, pagi dan siang, yang menyediakan kelompok masyarakat. Kelompok masyarakat itu tugasnya menyediakan makanan, memasak, termasuk mengantarkan makanan,” tuturnya.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






