807 Warga Binaan Lapas Ketapang Siap Nyoblos di Pilkada 2024
Ketapang (Suara Kalbar) – Sebanyak 807 warga binaan Lapas Kelas IIB Ketapang bakal menyalurkan hak suaranya pada hari pemungutan suara 27 November 2024.
Kepala Lapas Ketapang, Julius Barus memaparkan, akan ada dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus yang bakal ditempatkan. Dua TPS tersebut yakni TPS 901 sebanyak 419 pemilih dan TPS 902 sebanyak 388 orang pemilih.
“Untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur sebanyak 807 dan 694 diantaranya pemilih bupati dan wakil bupati,” papar Julius Barus kepada wartawan, Jumat (21/11/2024).
Guna memastikan proses pemungutan suara berjalan aman dan tertib, Lapas Ketapang akan bersinergi dengan pihak TNI-POLRI. Pengetatan pengamanan juga bakal diterapkan pada 27 November 2024 mendatang.
“Sesuai SOP yang sudah ditetapkan KPU, jadi nanti kita keluarkan itu per satu termin dia sebanyak 10 orang guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Julius memastikan, seluruh warga binaan yang telah memiliki hak pilih dan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan diberikan kesempatan yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Mereka juga akan berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pesta demokrasi serentak tersebut.
“Mereka sangat antusias, sampai hari ini kami tidak mendengar mereka akan golput, karena kami lihat warga binaan kita ini sangat antusias ya untuk melaksanakan, mensukseskan Pilkada,” ucapnya.
Warga Binaan, lanjut Julius, sudah mengetahui para calon kepala daerah yang bakal dipilih, baik calon gubernur maupun bupati. Warga binaan telah diberikan sosialisasi dari KPU Kabupaten Ketapang.
“Banner dari KPU, seminggu yang lalu sudah ditempel di setiap blok, besar itu bannernya, termasuk visi misi seluruh pasangan calon, baik calon gubernur dan calon bupati, saya kira mereka sudah punya pilihan,” pungkasnya.
Penulis: Agustiandi
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






