Peringatan HUT IBI ke-73 di Sekadau, Tantangan Bidan Semakin Besar
Sekadau (Suara Kalbar) – Ratusan bidan di Kabupaten Sekadau semarak peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-73 di Gedung Kateketik Sekadau, Kalbar, Sabtu (5/10/2024).
Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Bidan Penguatan Sistem Ketahanan Nasional Pada Krisis Iklim Melalui Sinergi dan Kolaborasi” itu dibuka langsung oleh Pjs Bupati Sekadau, Frans Zeno. Tema ini sejalan dengan kondisi global saat ini.
“Krisisi iklim yang terjadi saat ini bukan hanya terjadi di Indonseia tetapi juga dirasakan secara Global dan tidak hanya pada lingkungan tetapi juga pada aspek bidang kesehatan, ” kata Pjs Bupati Sekadau, Frans Zeno.
Frans Zeno mengatakan tema HUT IBI kali ini memiliki makna yang sangat luas, yakni menyangkut seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia menekankan tantangan yang dihadapi para bidang di tengah krisis kesehatan global semakin besar, termasuk meningkatnya resiko penyakit menular.
“Memang angka kematian ibu di Kabupaten Sekadau ada dan selalu ada. Ini merupakan salah satu tantangan kita bersama khususnya para bidan. Jadi pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada semua sektor, khususnya bidan itu memang menjadi tantangan besar yang harus kita tuntaskan,” ujarnya.
Diketahui di Kabupaten Sekadau diketahui ada 387 bidan yang terdaftar dalam organisasi profesi. IBI didirikan pada 24 Juni 1951 di Jakarta. IBI memiliki peran dalam pengawasan terhadap BPM berdasarkan peraturan perundang-undangan. IBI juga berkomitmen dalam pendidikan, pelatihan, dan riset kebidanan.
Tujuan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) adalah: Memperkuat persatuan dan persaudaraan sesama bidan dan kaum wanita, Memperkokoh kesatuan bangsa, Meningkatkan kualitas layanan kesehatan, Memperjuangkan hak-hak bidan.
Penulis: Tim Redaksi
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






