SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Leptospirosis Merebak, BKK Pontianak Galakkan Sosialisasi Kapal Sehat

Leptospirosis Merebak, BKK Pontianak Galakkan Sosialisasi Kapal Sehat

Kegiatan sosialiasi pengendalian risiko kesehatan kapal untuk kurangi terjangkitnya leltospirosis, Kamis, (24/10/2024).[SUARAKALBAR.CO.ID/Ria M]

Pontianak (Suara Kalbar) – Penyakit leptospirosis kini menjadi sorotan setelah dilaporkan menjadi penyebab kematian enam nelayan di kapal Motor Mariana, Merak, Banten.

Penyakit ini tidak hanya mengakibatkan hilangnya nyawa, tetapi juga membuat beberapa nelayan lain harus menjalani karantina dan perawatan di rumah sakit.

“Ada kapal nelayan yang terjangkit sebuah penyakit sehingga ada 6 orang yang meninggal, 16 orang yang dirawat di rumah sakit, 14 orang yang dikarantina yang diduga disebabkan oleh leptospirosis,” ujar Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Pontianak, Mokhamad Zainul Mukhorobin, saat dikonfirmasi langsung pada Kamis (17/10/2024).

Menyikapi hal ini, BKK Kelas I Pontianak lantas menggelar aksi meningkatkan kesadaran para pemilik dan nelayan kapal perikanan lewat sosialisasi pengendalian risiko kesehatan kapal untuk mengurangi terjangkitnya leptospirosis

“Pada momentum ini BKK Kelas 1 Pontianak mengajak stakeholder yang lain khususnya di pelabuhan perikanan di wilayah Kalbar untuk mengedukasi kepada para nelayan lewat sebuah kegiatan sosialisasi,” tambahnya.

Menurut Zainul, kurangnya perhatian terhadap standar kebersihan kapal menjadi salah satu alasan munculnya penyakit ini.

“Risiko kesehatan dari vektor seperti tikus yang sering ditemukan di lingkungan pelabuhan juga menjadi perhatian khusus. Sanitasi yang buruk dan vektor inilah yang sering menjadi penyebab utama penyebaran penyakit leptospirosis, terutama di kawasan pelabuhan yang banyak aktivitas nelayan,” jelasnya.

Tak hanya melakukan sosialisasi, pihak BKK Kelas I Pontianak turut mengadakan lomba kapal sehat yang masuk ke dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2024.

“Mudah-mudahan dengan lomba ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai betapa pentingnya kesehatan untuk kehidupan kita,” ujarnya.

Kegiatan lomba kapal sehat ini turut mendapat dukungan penuh dari Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Kasianus Kimin, yang dinilai sangat penting.

“Saya sangat mendukung lomba kapal sehat ini. Edukasi tentang kebersihan dan pencegahan penyakit menular seperti leptospirosis sangatlah penting. Jika kapal bersih, maka kesehatan awak kapal pun terjaga. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan yang didukung berbagai pihak,” ujar Kasianus.

Dengan adanya kegiatan ini, pihak BKK Kelas I Pontianak berharap pelabuhan, kapal serta seluruh pengunyanya dapat terhindari dari penyakit-penyakit yang menimbulkan masalah khususnya di pelabuhan perikanan.

Penulis: Ria M

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan