SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya ICRAF Gelar Dialog Multipihak, Bahas Capaian Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan

ICRAF Gelar Dialog Multipihak, Bahas Capaian Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan

Suasana Dialog Multiphak #Pahlawan Gambut di Hotel Allimore, Kubu Raya, Rabu (23/10/2024). Acara yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan ini membahas rekam jejak pengelolaan lahan gambut berkelanjutan dan pencapaian program Peat-IMPACTS Indonesia selama lima tahun terakhir. [SUARAKALBAR.CO.ID/Meriyanti Rahmah]

Kubu Raya (Suara Kalbar)- ICRAF menyelenggarakan dialog multipihak yang membahas hasil capaian program Peat-IMPACTS Indonesia selama lima tahun, bertempat di salah satu hotel di Kabupaten Kubu Raya pada Rabu (23/10/2024).

Program ini bertujuan meningkatkan pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan sekaligus mendukung target pengurangan emisi dalam Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia.

Sejak dimulai pada tahun 2020, program Peat-IMPACTS berfokus pada pengurangan emisi yang disebabkan oleh kebakaran dan pengeringan lahan gambut. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas petani lokal, khususnya dalam menciptakan rantai pasokan yang berkelanjutan, serta tata kelola iklim yang lebih adil dan efektif.

Program ini berfokus pada pengurangan emisi dari kebakaran dan pengeringan lahan gambut melalui tata kelola yang baik, peningkatan kapasitas petani gambut untuk menciptakan rantai pasokan yang berkelanjutan, serta tata kelola iklim yang adil dan efektif melalui mekanisme investasi bersama.

Dialog ini menghadirkan tim Peat-IMPACTS, Ketua Tim Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Syarif Firdaus, perwakilan guru-guru dari SD dan SMP di Kubu Raya, serta perwakilan Tim Kerja Desa dan Petani Pelopor dari program Peat-IMPACTS.

Puji, seorang Petani Pelopor dari Desa Randak Dua, program Peat-IMPACTS telah membawa banyak manfaat bagi desa mereka selama lima tahun terakhir.

“Setelah ada surjan ini, kami bisa menanam sayuran sendiri, jadi tidak perlu beli lagi,” ujarnya.

Puji juga berharap bahwa penggunaan sistem surjan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi program Peat-IMPACTS untuk menyampaikan pertanggungjawaban sekaligus mendapatkan masukan dari masyarakat di tingkat desa dan para mitra.

Selain itu, acara ini menjadi momen bagi program tersebut untuk berpamitan dari aktivitas lingkungan yang telah dijalankan.

Dengan demikian, kegiatan ini berhasil menciptakan ruang dialog yang memperkuat kolaborasi antara berbagai pihak dalam upaya menjaga dan memanfaatkan lahan gambut secara berkelanjutan.

Penulis: Meriyanti Rahmah

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan