SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Sport PSSI Beri Sanksi kepada Pemain dan Klub Liga 1 dan Liga 2 Akibat Pelanggaran

PSSI Beri Sanksi kepada Pemain dan Klub Liga 1 dan Liga 2 Akibat Pelanggaran

Pesepak bola PSS Sleman Gustavo Henrique Barbosa Freire (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Borneo FC Samarinda Hendro Siswanto (kiri) pada pertandingan BRI Liga I 2024/2025 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2024). PSS Sleman imbang melawan Borneo FC Samarinda dengan skor 1-1. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/Spt. (ANTARA )

Jakarta (Suara Kalbar)- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menjatuhkan sanksi tegas kepada beberapa pemain dan manajemen klub Liga 1 serta Liga 2, menyusul berbagai pelanggaran yang terjadi selama pertandingan.

Sanksi tersebut diumumkan setelah sidang Komite Disiplin PSSI yang digelar pada 16, 17, 18, dan 20 September 2024, dan dipublikasikan melalui situs resmi PSSI, Senin (23/9/2024).

Salah satu pemain yang menerima sanksi adalah Nadeo Arga Winata dari Borneo FC Samarinda, yang dilarang bermain satu pertandingan dan didenda Rp10 juta akibat pelanggaran menghalau bola dengan tangan di luar kotak penalti, serta menerima kartu merah langsung dalam laga melawan PSS Sleman.

Pemain Persebaya Surabaya, Andre Oktaviansyah, juga dikenai hukuman larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp10 juta setelah melakukan gerakan tambahan berupa pemukulan terhadap pemain lawan, yang berujung kartu merah dalam pertandingan melawan Persita Tangerang.

Klub Sriwijaya FC juga tidak luput dari sanksi. Sebagian tribun utara stadion mereka akan ditutup selama dua pertandingan kandang, dan mereka dikenai denda Rp12,5 juta setelah suporter merusak fasilitas stadion dan menyerang seorang Steward pada pertandingan melawan PSKC Kota Cimahi.

Selain itu, Agung Prasetyo, ofisial Persipa Pati, dilarang mendampingi tim selama enam pertandingan akibat tindakannya yang memukul pelatih kiper Nusantara United FC di pinggir lapangan.

Klub Persipa Pati juga dikenakan sanksi tambahan berupa larangan menggelar pertandingan dengan penonton selama satu laga kandang dan denda Rp10 juta, menyusul kegagalan mereka menjaga keamanan tim tamu saat pelatih kiper Nusantara United FC diserang oleh individu yang tidak dikenal.

Pelanggaran serius lainnya dilakukan oleh pemain PSIS Semarang, Fernando Jose Gomes Junior, yang dijatuhi larangan bermain tambahan sebanyak dua pertandingan dan denda Rp10 juta karena tindakan kasar terhadap pemain Persib Bandung.

Hal serupa dialami oleh pemain PSS Sleman, Nicolao Manuel Dumitru Cardoso, yang dikenai sanksi larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp10 juta setelah menendang pemain Bali United FC.

Pemain Semen Padang, Frendi Saputra, menerima tambahan larangan bermain tiga pertandingan dan denda Rp10 juta karena pelanggaran serius yang membahayakan pemain PS Barito Putera.

Sementara itu, pemain Persita Tangerang, Irsyad Maulana, dilarang bermain dua pertandingan dan didenda Rp10 juta setelah melempar kemasan air mineral ke arah pemain Persik Kediri, tindakan yang berujung kartu merah langsung.

Tak hanya pemain, ofisial Persik Kediri, Alfian Yoga Wiratna, juga dihukum larangan mendampingi tim selama enam pertandingan dan didenda Rp10 juta atas aksi tidak sportif berupa pemukulan terhadap pemain Persita Tangerang, yang juga berujung kartu merah langsung.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan