Pj Wali Kota Pontianak Kukuhkan 32 Anggota Paskibraka 2024
Pontianak (Suara Kalbar)– Sebanyak 32 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pontianak tahun 2024 secara resmi dikukuhkan oleh Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian. Pengukuhan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota pada Kamis (15/8/2024) ini menandai berakhirnya rangkaian seleksi ketat, pelatihan intensif, dan pendidikan yang harus dilalui para anggota Paskibraka sebelum diresmikan.
Ani Sofian mengucapkan selamat kepada putra-putri terbaik Pontianak yang telah melewati berbagai tahapan untuk mempersiapkan diri dalam menjalankan tugas penting, yaitu pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada Upacara Kemerdekaan 17 Agustus 2024 mendatang di Lapangan Sepak Bola Keboen Sajoek PSP.
“Selamat bagi putra putri terbaik Kota Pontianak, kalian telah melalui banyak tahapan, tujuannya untuk memantapkan ketahanan fisik maupun kesiapan mental, demi persiapan menjalankan tugas penting yaitu pengibaran dan penurunan bendera merah putih,” kata Ani Sofian usai pengukuhan secara resmi, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (15/8/2024).
Selain fokus pada ketahanan fisik, Ani Sofian juga menekankan pentingnya kesiapan mental bagi setiap anggota Paskibraka. Menurutnya, persiapan mental adalah kunci dalam membentuk karakter dan moral yang kuat bagi para pengibar bendera, sehingga mereka bisa melaksanakan tugasnya dengan baik pada Upacara Kemerdekaan yang ke-79 Republik Indonesia.
“Semua itu agar pengibaran dan penurunan bisa berjalan dengan khidmat dan lancar,” ucapnya.
Rangkaian acara pengukuhan diawali dengan prosesi mencium bendera merah putih sebagai simbol penghormatan. Ani Sofian mengingatkan bahwa misi Paskibraka tidak berhenti pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan saja, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui penanaman jiwa nasionalisme dan patriotisme.
“Sebagaimana tema HUT ke-79 RI, sehingga mampu memberikan energi positif dan menjadi contoh bagi generasi muda,” imbuhnya.
Ani Sofian turut mengucapkan rasa terima kasih kepada dukungan banyak pihak yang terlibat, khususnya para orang tua. Lewat dorongan moril keluarga, setiap pengibar mampu menjalankan prosesi dengan disiplin.
“Pesan saya tanamlah jiwa nasionalisme dan patriotisme serta lanjutkan cita-cita para pendiri bangsa, emban amanah yang telah diberikan keluarga, masyarakat maupun negara,” tutupnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






