Program Intervensi Pencegahan Stunting Dimulai di Kubu Raya

Intervensi Serentak Tiga Posyandu Kubu Raya Disambangi Setwapres.[SUARAKALBAR.CO.ID/Yati S]

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Program intervensi serentak untuk mendeteksi dan memantau tumbuh kembang bayi dan balita telah dimulai di bulan Juni 2024.

Pj Bupati Kubu Raya, Syarif Kamaruzaman, mengungkapkan bahwa pengukuran dan intervensi serentak untuk pencegahan stunting ini diinisiasi oleh Sekretariat Wakil Presiden. Program ini mencakup tiga kabupaten dan dua kota di Kalimantan Barat.

” Setwapres mendatangi kubu raya selain itu ada sejumlah wilayah lain seperti Singkawang, Landak, Pontianak, dan Mempawah,” kata Syarif Kamaruzaman Selasa (11/06/2024) siang.

Syarif Kamaruzaman menjelaskan di Kubu Raya ada tiga posyandu, yaitu Posyandu Tunas Fajar Sungai Raya, Posyandu Melati Putih Sungai Kakap, dan pusatnya nanti di Posyandu Griya Mekar Delima Sungai Raya Dalam.

” Nanti puncaknya pada 13 Juni di Kubu Raya akan dihadiri PJ Gubernur pada pemantauan posyandu pertama ini kami sekaligus menyerahkan paket bantuan untuk pemenuhan gizi balita,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya Marijan berharap posyandu bisa terus mengawal seribu hari pertama kehidupan (HPK) dan ibu hamil dengan memberikan makanan tambahan selain tiy kader kesehatan agar bisa mengetahui ibu hamil yang ada di desa dan dusun.

” Hal itu sebagai langkah awal untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), gizi buruk, dan stunting ini bisa sedini mungkin dideteksi. Di antaranya yaitu melalui program Selasa-Jumat (Salju) terpadu,” tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS