Kisah Inspiratif Anak Kalbar Bawa Tari Tradisi Hingga ke Roma
Pontianak (Suara Kalbar) – Badan Musyarawah Kebudayaan Kalimantan Barat (Kalbar) mengadakan kegiatan kolaboratif bersama Balai pelestarian Kebudayaan (BPK) Kalimantan Barat dalam penyelenggarakan diskusi bertajuk Pengembangan Kapasitas dan strategi Komunikasi Melalui Dialog Budaya pada Minggu, (30/06/2024) tepatnya di Tempias Cofee, Pontianak, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini diisi oleh pemerhati kebudayaan, Ibeng dan Duta Budaya Kalbar Sada Alma kemudian dipandu oleh Yeni mada.
Duta Kalbar Sada Alma yang akrab disapa Alma dalam forum diskusi tersebut berbagi cerita tentang sepak terjangnya dalam mempromosikan kebudayaan di Kalbar hingga ke Roma, Italia.
“Awalnya perjalanan saya bergabung di program Reconnecting With Your Culture (RWYC) Indonesia melalui seleksi sekolah, lewat dinas pendidikan dan ini adalah angkatan pertama terbentuknya Duta Budaya Indonesia Kategori anak, ada 11 Provinsi dan 33 anak yang terlibat dalam kegiatan ini,”ungkap Alma.
Dalam program tersebut Alma berkesempatan untuk menampilkan tari tradisi asli Kalbar yakni Ngajat Iban Temuai di teater Comunale Del Giglio , Lucaa, Italy dengan mengenakan baju adat khas Dayak Iban.
Alma mengatakan bahwa memang sejak umur empat tahun dirinya memang sudah memunyai ketertarikan terhadap budaya yakni tari.
“Sejak umur empat tahun sudah masuk sanggar soalnya dari dulu memang suka nari,” kata Alma.
Alma berpesan membaca potensi kebudayaan adalah langkah awal dalam melestarikan kebudayaan di Indonesia.
“Membaca potensi kebudayaan merupakan langkah awal untuk melestarikan kebudayaan di Indonesia,”tutup Alma.
Kegiatan Ini menjadi seri diskusi terakhir dari lima rangkaian kegiatan dalam usaha pemajuan kebudayaan Kalimantan Barat.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






