BI: Inflasi di Kalbar Terkendali di Angka 2,84% pada Mei 2024

Aktivitas berbelanja masyarakat di Pasar Flamboyan Pontianak (ANTARA)

Pontianak (Suara Kalbar)- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Nur Asyura Anggini Sari, menyatakan bahwa inflasi di provinsi tersebut terkendali dan masih berada dalam rentang target.

“Inflasi di Kalbar masih cukup terkendali. Tercatat inflasi tahunan di Kalbar pada Mei 2024 mencapai sebesar 2,84 persen. Target inflasi di Kalbar 2024 ini 2,5 persen (kurang atau lebih 1 persen). Masih sisa tujuh bulan ini dan terus kami kawal,” ujarnya melansir dari ANTARA, Minggu(16/6/2024).

Untuk menjaga dan mengendalikan inflasi di Kalbar, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, terutama dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Sebagaimana arahan Presiden dalam Rakornas TPID, perubahan iklim menjadi tantangan bersama karena berdampak pada pasokan kebutuhan masyarakat berupa komoditas pangan,” kata dia.

Bank Indonesia Kalimantan Barat mengarahkan daerah untuk fokus pada produk unggulan dan komoditas yang menyumbang inflasi daerah.

“Komoditas penyumbang inflasi daerah terus dikawal bersama seperti beras, cabai dan lainnya. Komoditas itu menjadi perhatian mulai dari sisi hulu hingga hilirnya,” kata dia.

Untuk komoditas pangan seperti padi atau beras, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah melakukan intervensi melalui optimalisasi lahan rawa.

“Optimalisasi lahan rawa untuk produksi pada menjadi hal penting untuk meningkatkan produksi beras di Kalbar. Hal itu agar kebutuhan bisa terpenuhi. Kebutuhan terpenuhi berkorelasi pada inflasi yang terkendali,” papar dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS