Jawara di PAI Award Kalbar, Lima Penyuluh Agama Mempawah Mengukir Sejarah
Mempawah (Suara Kalbar) – Lomba Penyuluh Agama Islam Award di tahun 2024 ini menjadi momen bersejarah bagi Kemenag Kabupaten Mempawah.
Pasalnya dari 8 utusan penyuluh Kemenag Mempawah, ada 5 penyuluh yang berhasil merebut peringkat pertama di ajang Pemilihan Penyuluh Agama Islam (PAI) Award Kalimantan Barat.
Sebelum berlaga di tingkat provinsi, Kemenag Mempawah pada pertengahan April 2024 terlebih dahulu mengadakan Seleksi Penyuluh Award tingkat kabupaten.
Seleksi ini diikuti 61 penyuluh, baik tingkat PNS, P3K maupun Non PNS. Dari hasil seleksi, terpilih 8 orang penyuluh dari setiap kategori.
Tak disangka, saat berlaga di Pemilihan PAI Award tingkat provinsi yang dihelat Kanwil Kemenag Kalbar pada 7 Mei 2024, lima penyuluh agama Kemenag Mempawah berhasil meraih predikat terbaik.
Nah, jika lolos seleksi administrasi lanjutan, kelima penyuluh ini akan mewakili Kalbar di Pemilihan PAI Award 2024 tingkat nasional.
Adapun kelima penyuluh Kemenag Mempawah berprestasi tersebut antara lain;
Imam Subawaihin, M.Pd.I, kategori Peningkatan Literasi Al-Qur’an dengan nilai 190,55.
Syahrudin, S.Ag, ME, kategori Penguatan Moderasi Beragama dengan nilai 172,59.
Johan, S.H.I, ME, kategori Penegakan Hukum dengan nilai 154.
Sri Eliyati, S.Pd, kategori Pelestarian Lingkungan dengan nilai 181,5.
Maryama, S,Sos, kategori Kesehatan Masyarakat dengan nilai 181,15.
Kepada SUARAKALBAR.CO.ID, Imam Subawaihin mengucapkan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih lima penyuluh agama Mempawah, termasuk dirinya, pada Pemilihan PAI Award Kalbar 2024.
“Ini merupakan sejarah bagi penyuluh Kemenag Mempawah. Sebab baru tahun ini, ada 5 penyuluh yang bisa meraih juara pertama di tingkat provinsi,” ujarnya, Senin (27/5/2024) sore.
Sementara itu, Ustadz Zuhri Asyhari, Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam Kemenag Mempawah, turut berharap kelima penyuluh Mempawah bisa lolos seleksi administrasi untuk ke tingkat nasional.
“Insyaallah, jika lolos seleksi administrasi, kelima penyuluh Islam Mempawah akan berlaga di final pada Juli 2024 mendatang. Mudah-mudahan mereka bisa mengharumkan nama Kabupaten Mempawah dan Kalimantan Barat. Mohon sambung doa dan dukungan semuanya,” ungkapnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






