Anak Berkonflik dengan Hukum Rentan Terjebak dalam Relasi Kuasa Orang Dewasa
Jakarta (Suara Kalbar)- Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, menyatakan bahwa anak-anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) seringkali terlibat dalam kejahatan karena berada dalam relasi kuasa orang dewasa.
“Seringkali anak-anak ABH (anak berkonflik dengan hukum) sebenarnya bukan peristiwa tunggal, dan anak terdorong melakukan itu karena kebutuhan perlindungan, sehingga berada dalam relasi kuasa,” kata Jasra Putra melansir dari ANTARA, Selasa(21/5/2024).
Pernyataan ini menanggapi kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat, pada tahun 2016, yang melibatkan seorang pelaku yang masih berusia anak saat itu.
Menurut Jasra, anak yang terjebak dalam relasi kuasa sulit untuk keluar dari situasi tersebut karena adanya ancaman dari anggota kelompok yang lain.
“Orang dewasa ketika berhasil menjebak anak dalam perlakukan salah, tidak mudah anak-anak untuk keluar. Karena jika keluar akan diancam akan disebarkan perbuatannya selama ini,” katanya.
Jasra juga menambahkan bahwa anak-anak terjebak dalam lingkungan yang salah karena mereka membutuhkan sosok figur atau contoh dalam tumbuh kembangnya. Kondisi ini diperparah dengan adanya kelompok-kelompok di masyarakat yang terpapar minuman keras dan rokok yang menarik perhatian anak-anak remaja.
“Anak-anak yang terpapar industri candu, mulai dari miras akan terus berkaitan dengan industri candu lainnya, baik kekerasan, rokok yang kita sepakat harusnya dijauhkan dari anak anak, miras, narkoba, judi online, pornografi,” katanya.
KPAI berharap kasus Vina menjadi pemicu agar semua pihak memperhatikan kebutuhan anak dengan baik agar mereka tidak terjerumus dalam lingkungan yang salah.
“Salah satu pelaku yang saat itu berumur 15 tahun, dan baru dibebaskan setelah tiga tahun dalam masa pidana mengungkap bagaimana anak ditempatkan dalam perlakuan salah dan akhirnya kehidupan anak penuh risiko, dari situasi yang tidak dipahaminya,” katanya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






