SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi TikTok Umumkan Akan Melakukan Banding terhadap Larangan Pengoperasian di AS

TikTok Umumkan Akan Melakukan Banding terhadap Larangan Pengoperasian di AS

DOK- Media sosial TikTok (foto: VOA)

Jakarta (Suara Kalbar)- Rancangan undang-undang (RUU) yang berpotensi melarang aplikasi TikTok beredar di Amerika Serikat (AS) telah ditandatangani oleh Presiden AS Joe Biden, menjadi undang-undang. Langkah ini membawa pelarangan aplikasi asal Tiongkok itu di depan mata.

RUU tersebut merupakan bagian dari paket keamanan nasional yang disahkan oleh anggota legislatif AS dan telah disetujui oleh DPR AS pada Senin (21/4/2024). Pada Rabu (24/4/2024), RUU tersebut juga diterima oleh Senat AS sebelum ditandatangani oleh Presiden Joe Biden.

Adanya UU ini memberikan dua pilihan kepada perusahaan induk TikTok, ByteDance, yakni pertama mendivestasikan TikTok ke perusahaan AS dalam waktu sembilan bulan ke depan yang dapat diperpanjang oleh presiden hingga 12 bulan jika ada komitmen untuk mengikuti aturan.

Kedua, yakni TikTok harus menerima pelarangan untuk beroperasi di AS dengan 170 juta pengguna aktif.

Menyikapi hal ini, TikTok secara resmi mengeluarkan pernyataan lewat akun @TikTokPolicy. Mereka menyatakan akan mengajukan banding karena menganggap pelarangan TikTok sebagai tindakan yang tidak sesuai dengan konstitusi.

“Pelarangan Tiktok merupakan langkah hukum yang inkonstitusional. Kami akan menantangnya di pengadilan dan kami percaya fakta dan hukum ada di pihak kami, sehingga pada akhirnya kami akan menang,” ucap pernyataan TikTok melansir dari Beritasatu.com, Sabtu(27/4/2024).

Lebih lanjut pernyataan itu menyebut perusahaan telah berinvestasi miliaran dolar untuk menjaga data AS aman dan platform kami bebas dari pengaruh dan manipulasi luar.

TikTok menyebut larangan ini akan menghancurkan tujuh juta bisnis dan membungkam 170 juta orang AS.

“Bersamaan dengan langkah kami menentang larangan yang inkonstitusional ini, kami akan terus berinvestasi dan berinovasi untuk memastikan TikTok tetap menjadi ruang bagi orang AS untuk berbagi pengalaman mereka, menemukan kegembiraan, dan memberi inspirasi,” demikian pernyataan TikTok.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan