SMPN 13 Pontianak Gelar Kegiatan Pembinaan Karakter Bersama Polsek Pontianak Barat
Pontianak (Suara Kalbar) – Sebanyak 1000 peserta didik dari kelas 7, 8, dan 9 di SMPN 13 Kota Pontianak mengikuti kegiatan pembinaan karakter yang diselenggarakan bersama Kapolsek Pontianak Barat beserta jajarannya. Acara ini dilaksanakan pada Selasa (5/3/2024) pukul 09.00 pagi di halaman sekolah.
Harpiani, selaku Kepala SMPN 13 Kota Pontianak, menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini peserta didik dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak terpengaruh oleh tindakan-tindakan negatif yang sering kali menjadi viral, seperti yang baru-baru ini terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Harpiani didampingi oleh Arni Waka Kurikulum, Leny Waka Kesiswaan, Heryansyah Waka Sarpras, dan Yudha Waka Humas. Mereka semua berharap bahwa kegiatan pembinaan karakter ini dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan adanya pembinaan karakter bagi peserta didik agar dapat menjadikan pribadi yang lebih baik,” ucapnya.
Kapolsek Pontianak Barat, AKP Anwar Syarif, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama dengan Iptu Sugiyanto Kanit Binmas, Iptu Sunanta Kanit Lantas, dan Aipda Andi Rahadian Bhabinkamtibmas. Dalam sesi tanya jawab, Kapolsek memberikan apresiasi kepada siswa/siswi yang dapat menjawab pertanyaan tentang pengertian bullying, pasal KUHP yang mengatur tentang bullying, dan jenis-jenis tindakan bullying.

Selain itu, Iptu Sunanta dari Kanit Lantas Polsek Pontianak Barat memberikan arahan mengenai larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi peserta didik yang belum memiliki SIM maupun KTP. Sementara Kanit Binmas memberikan motivasi kepada peserta didik agar dapat sukses dalam menggapai impian mereka melalui pembelajaran yang baik dari segi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Bhabinkamtibmas juga ikut memberikan pesan kepada peserta didik agar tidak terpengaruh oleh budaya atau sikap negatif yang sering menjadi viral, seperti perang sarung yang sering terjadi di bulan Ramadan.
“Jangan sampai terlibat dalam perang sarung di bulan Ramadan karena dapat merugikan dan berpotensi melanggar hukum,” pesan Bhabinkamtibmas.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta didik SMPN 13 Kota Pontianak dapat menjadi generasi yang memiliki karakter yang baik serta mampu menghindari perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






