Dampak Pemilu Pada Rupiah, BI Komitmen Independen

Sebagai Ilustrasi Seorang karyawan menghitung uang kertas rupiah Indonesia di kantor penukaran mata uang di Jakarta, 23 Oktober 2018. (REUTERS/Beawiharta)

Suara Kalbar– Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan, apa pun hasil Pemilu 2024 nantinya, BI akan independen. Pihaknya akan tetap menjaga mandat BI sesuai aturan.

“Mandat kami jelas, sesuai UU (undang-undang), yakni menjaga stabilitas. Stabilitas nilai rupiah, stabilitas sistem pembayaran, stabilitas sistem keuangan, melalui kebijakan moneter, kebijakan makro dari sisi pembayaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” terangnya dilansir dari Beritasatu.com.

Hal itu disampaikan melihat dampak hasil Pemilu 2024 bagi nilai rupiah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kita bersyukur proses pemilu berjalan lancar,” ungkap Perry, dalam konferensi pers seusai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Februari, di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Perry menyampaikan, BI akan terus bersinergi dengan pemerintah, seperti Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengantisipasi dampak hasil pilpres maupun Pemilu 2024.

“Komitmen kami akan bersinergi dengan pemerintah dan karena itu kami akan melakukan koordinasi sesuai UU,” kata Perry.

Berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan calon capres dan cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meraup suara terbanyak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS