CEK FAKTA: Prabowo Soal Indonesia Kekurangan 140.000 Dokter

Tangkapan layar, calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam debat terakhir calon presiden (capres) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (4/2/2024).SUARAKALBAR.CO.ID/Wulan

Suara Kalbar– Pada debat terakhir calon presiden (capres) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (4/2/2024). Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia kekurangan 140.000 dokter.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat sesi debat debat Capres nomor 01 Anies Baswedan. “Jadi saya lebih ke arah solutif langsung dan cepat. Masalah kesehatan di Indonesia adalah kurangnya dokter, kita kekurangan 140 dokter, ” tegas Prabowo.

Hasil Cek Fakta

Merujuk pada World Health Organization (WHO) menyebutkan setiap negara memiliki rasio dokter 1:1000, artinya seorang dokter di sebuah negara melayani 1.000 penduduk. Sementara, menurut data Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) per 6 Desember 2022 Indonesia memiliki 54,1 ribu dokter spesialis di dalam negeri.

Sedangkan penduduk Indonesia berjumlah 270 juta jiwa yang artinya membutuhkan 270 ribu dokter. Untuk itu, sebagai upaya mengatasi jumlah kekurangan tenaga dokter di Indonesia, pemerintah memastikan akan terus berupaya menambah jumlah dokter agar mencukupi kebutuhan masyarakat di Tanah Air.

Sementara itu dilansir dari sumber lainnya, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menilai isu terkait kurangnya jumlah dokter di Indonesia harus menjadi fokus perhatian pemerintah. Salah satu solusi untuk menanganinya adalah dengan memprioritaskan pemberian beasiswa LPDP kepada peserta pendidikan bidang kedokteran.

Berdasarkan standar WHO, lanjut Huda, jumlah ideal dokter adalah 1:1.000 penduduk. Dengan demikian, jumlah penduduk Indonesia sekitar 270 juta jiwa, maka kebutuhan dokter di Indonesia mencapai 270.000.

“Sementara berdasarkan data dari Kemenkes dokter eksisting berjumlah sekitar 140 ribu jiwa. Ini artinya ada kekurangan jumlah dokter sekitar 130.000 orang,” katanya, Rabu (10/01/2023).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS