Calon Haji di Kapuas Hulu Diminta Tetap Divaksin COVID-19

Sebagai Ilustrasi: Calon Jamaah Haji Kalbar.[DOK-Suarakalbar.co.id]

Kapuas Hulu (Suara Kalbar)- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), menegaskan bahwa calon haji harus tetap menjalani vaksin COVID-19 sebagai salah satu syarat wajib untuk berangkat ke Arab Saudi.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kapuas Hulu, Ali Fahruddin, menyatakan bahwa sampai saat ini sudah ada 142 calon haji di Kapuas Hulu yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Namun, selain membayar biaya haji, mengurus paspor, dan visa, mereka juga harus mematuhi persyaratan vaksinasi COVID-19 yang berlaku.

“Para calon haji tidak hanya melunasi biaya haji, mengurus paspor dan visa, tetapi juga harus tetap divaksin sebagai antisipasi dan melindungi calon haji itu sendiri,” katanya melansir dari ANTARA, Rabu(21/2/2024).

Ali mengatakan sampai saat ini sebanyak 142 calon haji di Kapuas Hulu sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), namun ada beberapa persyaratan lainnya lagi yang harus dipenuhi, salah satunya nanti vaksin, yang juga diberlakukan sama bagi petugas haji.

Menurutnya, yang paling penting juga yaitu kesiapan kesehatan calon haji, sehingga perlu bagi calon peserta haji benar-benar memperhatikan dan menjaga kesehatan.

“Meskipun sudah divaksin, nantinya menjaga kesehatan dan fisik tetap utama,” ucapnya.

Terkait manasik haji, Ali menjelaskan rencananya akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri 2024.

Dia berpesan agar para calon haji mengikuti arahan serta mempersiapkan diri agar semua tahapan, mulai dari persiapan sampai dengan pelaksanaan haji di Tanah Suci dapat berjalan lancar.

Sementara itu Ketua Tim Rujukan dan Pelayanan Khusus Dinas Kesehatan (Dinkes) Kapuas Hulu Indra Adiguna menjelaskan vaksin COVID-19 menjadi syarat keberangkatan haji yang telah ditetapkan Arab Saudi, yang mana setiap calon jamaah haji diwajibkan telah vaksin COVID-19 minimal vaksin booster.

“Calon haji harus menerima vaksin setidaknya 10 hari sebelum keberangkatan dan wajib vaksin sebagai syarat yang diperlukan sebelum izin haji dapat dikeluarkan,” jelas Indra.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS