Dokter Spesialis Anak Tekankan Pentingnya Pengetahuan Pencegahan Stunting
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Dokter Spesialis Anak, dr Nevita menekankan pentingnya pengetahuan untuk pencegahan stunting bagi remaja, pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyususi serta masyarakat luas. Hal ini disampaikan oleh dr Nevita saat memberikan sosialisasi kepada ratusan ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting beberapa waktu lalu.
Hal itu dikatakannya, agar mereka dapat mengetahui bagaimana terjadinya stunting, dan yang paling penting adalah bagaimana cara mencegah agar anak tidak stunting.
“Setelah saya turun ketengah masyarakat. Saya lihat pengetahuan mereka bermacam ragam, ada yang benar-benar tahu, ada yang belum tahu, bahkan ada yang belum tahu sama sekali, “ujar dr Nevita, Rabu (10/1/2024).
Hal inilah dikatakannya, akan menjadi tantangan bersama BKKBN untuk membuat masyarakat itu tahu dan mengerti terkait dengan bagaimana cara pencegahan stunting.
“Salah satu faktor untuk mencegah seorang anak agar tidak stunting, dengan kita memberikan ilmu dan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana cara pencegahannya pada fase Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) agar dapat tumbuh dengan bagus dan tidak sampai stunting,”ujarnya.
Lebih jauh, Ia menjelaskan pencegahan stunting bisa dilakukan, diantaranya dengan pemenuhan zat besi, rajin kontrol ke posyandu sejak hamil, makan protein hewani, dan kembali kontrol lagi ke posyandu hingga memberikan asi ekslusif kepada bayi.
“Sebenarnya paling bagus, kalau kita mengetahui seorang anak itu stunting sebelum pada usia dua tahun kehidupan, agar kita bisa selamatkan. Salah satunya pada perkembangan otak,“ ujarnya.
Namun dikatakannya lagi, pada penelitian terbaru mengatakan kalau ditemukan anak itu dengan kondisi stunting diatas usia dua tahun , dengan dukungan gizi yang baik dan dengan dukungan semua pihak masih bisa diusahakan agar tidak terjadi stunting.
“Yang penting jangan anak itu mengalami gangguan tumbuh kembang, terutama tingginya yang berefek pada pertumbuhan otak yang disebabkan gizi buruk. Sebenarnya langkah awal untuk monitor tumbuh kembang anak bisa dilihat dan disesuaikan dengan yang ada di buku pink (Buku Kia),”tutupnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






