SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pulau Bakut: Menelusuri Keunikan Taman Wisata Alam dan Penangkaran Bekantan di Banjarmasin

Pulau Bakut: Menelusuri Keunikan Taman Wisata Alam dan Penangkaran Bekantan di Banjarmasin

Pulau Bakut Banjarmasin/(instagram/@hellokalsel)

Suara Kalbar – Taman Wisata Alam Pulau Bakut, terletak dekat Jembatan Barito di Banjarmasin, bukan sekadar destinasi wisata biasa.

Dengan luas mencapai 15,8 hektar, pulau ini bukan hanya menjadi rumah bagi bekantan (Nasalis Larvatus), tetapi juga menyuguhkan pengalaman wisata yang unik.

Diresmikan pada 7 November 2018 oleh Bupati Barito Kuala, dukungan finansial dari BKSDA Kalsel dan PT Adaro Indonesia memastikan keberlanjutan ekosistem yang beragam di pulau ini.

Pulau Bakut bukan hanya sekadar taman wisata, tapi juga merupakan tempat penangkaran bekantan.

Keberadaan bekantan, yang menjadi ikon Kalimantan, menjadi daya tarik utama pulau ini.

Dengan luas habitat seluas 15,8 hektar, pulau ini memberikan tempat yang ideal bagi bekantan untuk hidup dan berkembang biak.

Diresmikan oleh Bupati Barito Kuala pada 7 November 2018, pulau ini telah menerima dukungan finansial yang signifikan dari BKSDA Kalsel dan PT Adaro Indonesia, menegaskan komitmen terhadap pelestarian satwa langka ini.

Selain menjadi habitat alami bagi bekantan, Pulau Bakut juga berfungsi sebagai sarana wisata pendidikan.

Tempat ini menjadi destinasi menarik bagi pelajar yang ingin memahami upaya pelestarian alam.

Pengunjung dapat menggabungkan kegiatan belajar sambil menikmati keindahan alam, menciptakan pengalaman edukatif yang tak terlupakan.

Pendekatan ini tidak hanya menciptakan pemahaman tentang keanekaragaman hayati, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan perlunya pelestarian alam.

Menjangkau Pulau Bakut tidak sulit. Pengunjung dapat menyeberang Sungai Barito menggunakan perahu dengan biaya tiket pulang pergi sebesar 10 ribu rupiah.

Perjalanan menyeberang sungai ini bukan hanya sekadar sarana menuju destinasi, tetapi juga memberikan pengalaman unik dan menarik.

Pemandangan sungai yang indah dan udara segar sepanjang perjalanan menambah kesan positif menuju pulau ini.

Dengan lokasi yang strategis dan berbagai keunikan yang ditawarkan, Taman Wisata Alam Pulau Bakut menjadi opsi menarik bagi wisatawan yang mencari petualangan alam yang berkesan.

Melibatkan wisatawan dalam upaya pelestarian satwa langka seperti bekantan merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem.

Taman Wisata Alam Pulau Bakut tidak hanya memikat dengan keindahan alamnya, tetapi juga menyajikan peluang bagi wisatawan untuk terlibat dalam pelestarian alam dan satwa langka.

Dukungan finansial dari pihak berwenang dan perusahaan swasta menciptakan fondasi yang kuat untuk menjaga keberlanjutan ekosistem di pulau ini.

Dengan akses yang mudah dan pengalaman wisata yang beragam, Pulau Bakut layak menjadi destinasi unggulan bagi mereka yang mencari kombinasi petualangan alam dan kesempatan untuk berkontribusi pada pelestarian satwa langka.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan