SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar 9.500 Rumah di Ketapang Dapat BPBL

9.500 Rumah di Ketapang Dapat BPBL

Koordinator Perencanaan Transmisi Tenaga Listrik Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Muhadi dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman saat penyaluran Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Rabu (13/12/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/HO.Istimewa.

Ketapang (Suara Kalbar)- Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan dukungan Komisi VII DPR RI berhasil menyalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 9.500 Rumah Tangga tidak mampu di Provinsi Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut Kabupaten Ketapang mendapat sambungan 845 Rumah Tangga.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Perencanaan Transmisi Tenaga Listrik Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Muhadi pada Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL Kalimantan Barat di Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang.

“Provinsi Kalimantan Barat mendapat alokasi sebesar 9.500 rumah tangga penerima BPBL di tahun 2023 ini. Untuk kabupaten Ketapang mendapat alokasi sebanyak 845 rumah tangga,” ujar Muhadi.

Dalam acara tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman menegaskan bahwa berkat kerja sama Pemerintah dan Komisi VII DPR RI maka Program BPBL dapat direalisasikan tahun ini targetnya meningkat dari tahun lalu.

“Yang tahun lalu kurang lebih ada 80.000 rumah tangga tahun ini kita naikan menjadi kurang lebih 125.000 rumah tangga,” kata Maman.

Manajer UP3 Ketapang PT PLN (Persero) Blassius Gani menyampaikan Program BPBL sebagai bentuk dukungan dari PLN atas rencana Pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu dimana salah satunya dengan pemerataan akses percepatan penyediaan tenaga listrik.

Mewakili Bupati Ketapang, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Maryadi Asmu’i menyampaikan bahwa listrik telah menjadi kebutuhan Penting bagi masyarakat di berbagai aspek kehidupan, khususnya di Kabupaten Ketapang.

“Listrik akan menjadi sumber energi yang dapat mendorong perkembangan ekonomi, membuka peluang usaha baru, dan memberikan kenyamanan serta peningkatan kuliatas hidup masyarakat,” ujar Maryadi.

Maryati (32) penerima manfaat Program BPBL di Desa Baru, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang menyampaikan bahwa dengan sambungan listrik gratis dari Pemerintah, ia bisa mandiri dalam menggunakan untuk listrik untuk kebutuhan sehari-hari.

“Terima kasih untuk Pemerintah, semoga program ini berjalan lancar dan dapat membantu warga yang lain biar sama-sama merasakan nyamannya listrik,” jelasnya.

Penerima bantuan sambungan listrik gratis lainnya di Kabupaten Ketapang adalah Juhairi (40). Pria yang berprofesi sebagai pekerja bengkel ini menyampaikan sebelum listrik gratis hadir ia numpang dengan ibunya, dengan bantuan ini keluarganya memanfaatkan listrik untuk penerangan, mesin air dan kulkas.

“Semoga ke depannya warga yang lain yang belum punya penerangan lebih diperhatikan agar sama dengan saya,” jelasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan