Stunting di Kalbar Hingga Saat Ini Capai 27 Persen
Pontianak (Suara Kalbar)- Kalimantan Barat saat ini mentargetkan angka stunting 17 persen dan stunting di Kalbar saat ini mencapai 27 persen sehingga Pemprov Kalbar dan BKKBN Perwakilan Kalbar bekerjasama untuk menurunkan angka stunting.
“Terpenting yakni ialah pola asuh, agar orang tua mengetahui gizi yang pas untuk anak,” ujar Pj Gubernur Kalbar Harison usai membuka monitoring Evaluasi dan FGD Percepatan Penurunan Stunting Kamis (30/11/2023) siang.
Harisson mengatakan jika tingkat pengetahuan ibu – ibu di Kalbar tentang pola asuh masih rendah hal tersebut dikarenakan tingkat Pendidikan yang masih rendah,hal ini yang menyebabkan stunting turun dengan lambat.
“Kami harapkan peran semua kader pemerintah daerah turun dan memberikan pemahaman saya yakin akan terjadi proses percepatan penurunan stunting,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Pintauli Romangasi Siregar mengatakan sesuai arahan dari PJ Gubernur tersebut pihaknya akan menindaklanjuti, adanya arahan tersebut sebagai pembuka peluang BKKBN masuk setiap lini masyarakat.
“Setiap kecamatan kita memiliki keterbatasan petugas lapangan, namun kita tetap menginstruksikan agar bisa hadir dan dekat dengan ibu -ibu dan remaja di pelosok desa,” paparnya.
Pintauli mengatakan sejauh ini program tersebut sudah dilaksanakan ,namun dengan arahan tersebut tentu akan menguatkan kinerja para petugas untuk menyasar masyarakat yang memerlukan sosialisasi.Hingga saat ini stunting yang paling tinggi di Kalbar masih berada di Kabupaten Melawi sedangkan stunting terendah ada di Kabupaten Sintang.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






