KAHMI Kalbar Keluarkan Seruan, Kongres HMI Diimbau Selesai Tepat Waktu
Pontianak (Suara Kalbar) – Kongres HMI ke XXXII di Kalimantan Barat telah berlangsung sejak 24 November kemarin, dan dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi.
Pj Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kalbar, Wahyu Cundrik Pamungkas, mengatakan Kongres HMI adalah momentum rekrutmen Kepemimpinan HMI yang demokratis dan bermartabat, untuk itu Kongres ke XXXII HMI di Pontianak harus melahirkan Pemimpin yang Muslim, intelektual dan professional
“Hal ini penting guna mencerminkan kualitas insan cita. Semua bisa terwujud bila seluruh keluarga besar HMI terutama PB HMI, Badko HMI dan HMI Cabang se-Indonesia yang menjadi peserta dapat menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah HMI di mata masyarakat Indonesia,” kata Cundrik seperti tertuang dalam Surat Seruan yang diterbitkan PW KAHMI Kalbar pada Senin (27/11/2023).
Adanya hal tersebut MW KAHMI Kalimantan Barat memandang perlu menyampaikan beberapa hal bahwa, Kongres ke XXXII HMI harus tepat waktu dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa syarat yaitu, pembukaan pada tanggal 24 november 2023 dan penutupan tanggal 29 November 2023 sesuai dengan hasil rapat tentang kesepakatan bersama Forkopimda.
Meminta PB HMI, Badko HMI dan seluruh HMI Cabang se-Indonesia untuk, mengkonsolidasikan dan mengkomunikasikan secara bersama-sama berkomitmen untuk menjaga kesuksesan terselenggaranya kegiatan Kongres XXXII HMI di Pontianak dengan tertib dan aman sesuai waktu yang telah ditetapkan.
“Bila hingga jadwal kongres tidak sesuai batas waktu tanggal 29 November 2023, maka MW KAHMI Kalimantan Barat akan meminta pelaksanaan kongres di hentikan dan meminta PB HMI untuk memindahkan ke daerah lain di luar Kalimantan Barat,” jelasnya
Cundrik menambahkan bila ada kader atau pihak-pihak yang bukan peserta utusan dan bukan peserta peninjau Kongres HMI yang melakukan tindakan ketidaktertiban dan mengganggu keamanan masyarakat agar PB HMI, Badko dan HMI Cabang untuk dapat menenangkan dan menertibkan kader masing-masing dari Cabangnya agar menjaga kondusivitas Kongres selama berlangsung di Pontianak.
“Sesuai kesepakatan bersama Kapolda, Ketum PB HMI, Koordinator non-utusan kongres dan Panlok Kongres, bahwa para kader HMI yang bukan peserta Kongres akan di pulangkan pada tanggal 28 dan 29 November 2023, Bila ada pihak-pihak atau oknum melakukan tindakan tidak tertib dan mengganggu keamanan kondusifitas di kota Pontianak, maka kami akan meminta aparat untuk bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang melampaui ketidaknyamanan warga Kota Pontianak yang selama ini terjaga dengan baik dan kondusif,” tuturnya.
Pihaknya berharap Kongres HMI dapat berdampak positif melahirkan pemimpin baru yang dapat membawa energi baru dan membantu mensukseskan pemerintah dan dengan adanya Kongres di Kota Pontianak tentu berdampak positif khususnya di bidang perekonomian dan wisata.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






