SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Pemkab Kubu Raya Wajibkan Penggunaan QRIS di Kalangan ASN

Pemkab Kubu Raya Wajibkan Penggunaan QRIS di Kalangan ASN

Sekda Kubu Raya Yusran Anizam (ANTARA)

Kubu Raya (Suara Kalbar)- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, melakukan langkah percepatan dan perluasan digitalisasi keuangan dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut untuk menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). QRIS adalah standar pembayaran digital yang memanfaatkan kode QR untuk memudahkan transaksi non-tunai.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, mengumumkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mempercepat penggunaan QRIS di daerah mereka. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perkembangan teknologi dan untuk mendorong masyarakat menggunakan metode pembayaran yang lebih efisien.

“Kami telah melakukan evaluasi tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kubu Raya,” katanya melansir dari ANTARA,Senin(23/10/2023).

Pada evaluasi tersebut Yusran menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk mempercepat penggunaan QRIS di wilayah tersebut.

QRIS adalah standar pembayaran digital yang memanfaatkan kode QR guna mempermudah transaksi nontunai.

Dalam penjelasannya, Sekda Yusran menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah setempat dalam menghadapi perkembangan teknologi dan mendorong masyarakat untuk beralih ke metode pembayaran yang lebih efisien.

“Dengan adopsi QRIS, diharapkan proses transaksi dapat dilakukan dengan cepat dan aman, meningkatkan efisiensi dalam berbagai sektor,” tuturnya.

Dengan evaluasi tersebut, Yusran berharap dapat memperoleh masukan dan dukungan yang konstruktif untuk meningkatkan program dan implementasi digitalisasi di Kabupaten Kubu Raya.

“Visinya adalah menjadikan Kubu Raya sebagai daerah digital yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Langkah strategis seperti ini, yang diumumkan melalui kegiatan evaluasi, menjadi bukti nyata dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menghadirkan inovasi di tingkat lokal.

“Harapannya, dengan upaya ini, Kubu Raya dapat terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital yang berdaya saing tinggi,” kata Yusran.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan