SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak GMNI Kalbar Gelar FGD dan Penandatanganan Pakta Integritas Pemilu Jujur, Adil dan Berintegritas

GMNI Kalbar Gelar FGD dan Penandatanganan Pakta Integritas Pemilu Jujur, Adil dan Berintegritas

DPD GMNI Kalimantan Barat berkolaborasi bersama Akademisi Universitas Tanjungpura, Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak, KPU Provinsi Kalimantan Barat dan Bawaslu Provinsi Kalbar melaksanakan agenda Focus Group Discussion yang bertemakan “Peran Mahasiswa dan Pemuda Dalam Mendukung Pemilu Yang Jujur, Adil, dan Bermartabat”.[SUARAKALBAR.CO.ID/HO-GMNI Kalbar]

Pontianak (Suara Kalbar)- DPD GMNI Kalimantan Barat berkolaborasi bersama Akademisi Universitas Tanjungpura, Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak, KPU Provinsi Kalimantan Barat dan Bawaslu Provinsi Kalbar melaksanakan agenda Focus Group Discussion yang bertemakan “Peran Mahasiswa dan Pemuda Dalam Mendukung Pemilu Yang Jujur, Adil, dan Bermartabat”.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kader GMNI yang ada di Kalimantan Barat sebagai pendukung dalam merespons dinamika-dinamika yang terjadi mulai dari Dunia Perkuliahan sampai dengan ke jenjang yang lebih tinggi serta sebagai bentuk eksistensi kader GMNI untuk memegang peran dalam rangka mendukung pemilu yang jujur, adil dan bermartabat.

Agenda ini menjadi momen seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk kembali meningkatkan kemampuan diri dan organisasi dalam peran sebagai pemuda dan mahasiswa melalui Focus Group Discussion mengenai kepemiluan yang diawali dengan penyampaian materi dari narasumber yang luar biasa dengan isu-isu dan pemahaman yang di sajikan dengan tepat dan singkat berhasil menjadi pemantik diskusi yang luar biasa yg dilaksanakan di Hotel Neo Pontianak.

Ketua panitia, Antoni Bram mengatakan bahwa kegiatan FGD yang dilaksanakan oleh DPD gmni Kalimantan Barat ini sudah dipersiapkan sejak beberapa Minggu yang lalu, yang mana kegiatan ini di rancang dan digagas oleh DPD GMNI Kalbar.

Dalam rangka mendorong serta menekankan pentingnya keterlibatan kaum pemuda dan mahasiswa dalam menyambut pesta demokrasi 2024.

“Pemilih dari kaum muda pada tahun 2024 melebihi angka 50% tentu hal ini menjadi catatan penting bagi kita sebagai mahasiswa yang merupakan bagian dari kaum muda penyumbang suara tersebut pagi pesta demokrasi 2024 oleh karna itu gmni Kalimantan Barat menyadari bahwa perlu adanya dorongan dan penginggat bagi kaum muda dan mahasiswa agar mau dan secara sadar berpartisipasi dalam pemilu 2024,”katanya dalam rilis yang diterima Sabtu (7/10/2023).

Diawal sambutan nya, Ketua DPD GMNI Kalimantan Barat menyampaikan bahwasannya “kita ini semua sudah sepantasnya melakukan kolaborasi untuk Indonesia. Sehingga ketika Indonesia Emas kita semua sudah siap dalam menghadapinya. Kita ini harus menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI,”ujarnya.

Dalam pemaparannya Prof. Dr.  Martoyo yang merupakan mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik tersebut menyampaikan bahwa “Pemuda adalah ujung tombak bangsa tentunya harus mengawal proses demokrasi sebagai sarana mencapai tujuan yang harus kita kembangkan bersama,”ungkapnya.

Wakil dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah M. Fajrin dalam penjelasannya menekankan bahwa “Saya merumuskan bahwa ruang pemuda memang tidak bisa dibatasi utamanya dalam pergerakan mahasiswa,”katanya.

Fajrin mengajak pemuda dan mahasiswa untuk mulai membuat sosial konten yang dapat menjadi kontrol sosial di era ini.

Disamping itu, hadir pula Anggota KPU Kalimantan Barat Kartono Nuryadi,  yang menyampaikan bahwa “masyarakat tidak hanya terlibat dalam pemungutan suara tetapi jauh sebelum pemilu dilaksanakan masyarakat sendiri sudah turut berpartisipasi secara tidak langsung,”ucapnya.

Selain itu, disampaikan pula bahwa jumlah partisipasi masyarakat di Kalimantan Barat adalah sebesar 8 Persen dengan tingkat tertinggi yakni pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dan tingkat partisipasi terendah pada pemilihan DPRD Kabupaten/Kota.

Kemudian ditutup dengan penyampaian materi terakhir oleh Anggota Bawaslu Kalimantan Barat Ibu Agnes Ermi, S. Pd dalam pemaparannya yakni “Saya ingin mengajak seluruh mahasiswa dan pemuda yang semangatnya masih membara untuk melaporkan pelanggaran selama proses pemilu berjalan baik itu mulai dari isu sara, politik uang, bahkan ancaman apabila didapati,”ungkapnya.

Kemudian beliau pada penjelasannya menyampaikan mengenai keterlibatan yang dapat dilakukan oleh mahasiswa dan pemuda serta pelanggaran etik, pidana, dan pemilu.

FGD tersebut kemudian ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh narasumber yang hadir dan diawali oleh Ketua DPD GMNI Kalimantan Barat Cesar Marchello serta diikuti seluruh tamu undangan yang merupakan ketua-ketua organisasi mahasiswa dan kepemudaan Se Kalimantan Barat maupun Kota Pontianak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan