SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Dukung IKN, Pembangunan Infrastruktur Wilayah Kalimantan

Dukung IKN, Pembangunan Infrastruktur Wilayah Kalimantan

Pembukaan Forum Infrastruktur Wilayah (FIW) Kalimantan di Palangka Raya, Kamis (19/10/2023). (ANTARA)

Palangkaraya (Suara Kalbar)- Deputi Sarana Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Ervan Maksum, menjelaskan bahwa Forum Infrastruktur Wilayah (FIW) Kalimantan bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang mendukung pengembangan wilayah di Kalimantan.

“FIW ini untuk mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan pembangunan infrastruktur dalam mendukung pengembangan wilayah di Kalimantan,” katanya melansir dari ANTARA, Jumat(20/10/2023).

Dia menjelaskan melalui FIW ini diharapkan semakin optimal untuk mendalami kajian tentang berbagai tantangan, kendala, maupun kesenjangan (gap) penyediaan infrastruktur dalam mendukung komoditas unggulan daerah.

“Melalui FIW Kalimantan akan diperoleh usulan-usulan pembangunan infrastruktur strategis,” katanya.

Sekda Kalimantan Tengah Nuryakin mengatakan, forum ini sangat penting dan strategis untuk membahas sekaligus merumuskan pengembangan infrastruktur yang memadai dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan, terutama dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Infrastruktur menjadi fokus dan prioritas pembangunan pada masing-masing provinsi di Kalimantan. Terlebih dengan ditetapkannya IKN di Provinsi Kalimantan Timur, maka provinsi sekitarnya diharap bisa menjadi mitra pembangunan IKN,” jelasnya.

Nuryakin menyampaikan Kalimantan secara umum dan khususnya Kalimantan Tengah terdapat kendala dan permasalahan dalam bidang infrastruktur, antara lain infrastruktur pelayanan dasar yang meliputi perumahan, permukiman, air minum dan sanitasi.

“Kemudian infrastruktur pendukung dalam hal perekonomian dan konektivitas antarwilayah, infrastruktur telekomunikasi serta listrik,” ucapnya.

Oleh karena itu, katanya, diperlukan strategi yang difokuskan pada beberapa prioritas kebijakan ekonomi, meliputi peningkatan ketahanan pangan dan kemandirian energi, hilirisasi industri, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga penguatan kebijakan di sektor keuangan yakni pendapatan asli daerah (PAD).

Hingga pada akhirnya mampu mewujudkan Kalimantan sebagai lumbung energi, lumbung pangan nasional, hilirisasi, pengembangan ekonomi hijau serta pembangunan berkelanjutan, kata Sekda.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan