SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Wah, Puluhan Sapi di Mempawah Tersiksa karena Wabah Lato-Lato, Banyak Tak Tertolong

Wah, Puluhan Sapi di Mempawah Tersiksa karena Wabah Lato-Lato, Banyak Tak Tertolong

Bagian mulut dan mata sapi milik Astif, warga Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, yang terkena wabah Lato-lato sejak beberapa hari terakhir terlihat mengeluarkan busa bercampur darah. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Ist

Mempawah (Suara Kalbar) – Peternak sapi di Mempawah Kalimantan Barat kini diresahkan dengan penyakit Lato-lato yang mewabah akhir-akhir ini.

Dari informasi yang dihimpun, hingga kini wabah Lato-lato ini belum ada obatnya. Banyak sapi peternak tak tertolong.

Astif, warga Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Astif adalah seorang lawyer muda yang juga memiliki beberapa ekor sapi yang ia ternakkan bersama keluarga.

“Iya bang, kami semua lagi resah karena wabah Lato-lato yang menyerang sapi yang kami ternakkan. Banyak sapi jadi korban, bahkan diantaranya sudah ada yang tak tertolong (mati),” jelas Astif, Kamis (17/8/2023).

Dijelaskannya, ciri-ciri ternak sapi yang terserang wabah Lato-lato adalah benjol-benjol pada kulit, serta keluar busa bercampur darah dari hidung dan mata.

“Gejala awalnya sapi tidak mau berdiri karena kakinya kaku, serta nafsu makan yang terlihat berkurang,” papar Astif.

Para peternak, lanjut dia, bukan tak berupaya untuk melakukan pengobatan terhadap sapi mereka.

Sapi-sapi itu telah disuntik dan diberi pil oleh dokter hewan, bahkan diberikan obat-obatan tradisional, misalnya campuran kunyit, jahe, madu dan gula merah, atau ada juga yang diberikan kelapa muda maupun larutan penyegar.

“Tapi semua upaya pengobatan itu seakan sia-sia. Hingga saat ini, sapi peternak tetap sakit dan obat yang diberikan tak memiliki efek penyembuhan,” ungkap dia lagi.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui dinas terkait segera turun tangan untuk mencarikan solusi pengobatan.

“Kasihan para peternak jika satu-persatu sapi mereka tak tertolong karena wabah Lato-lato ini,” imbuhnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan