SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Sport Presiden Persija Jakarta Akui Kesalahan Rekrut Pemain Asing untuk BRI Liga 1 2023/2024

Presiden Persija Jakarta Akui Kesalahan Rekrut Pemain Asing untuk BRI Liga 1 2023/2024

Presiden Persija, Mohamad Prapanca. (Dok. Persija)

Suara Kalbar – Persija Jakarta, salah satu tim besar dalam ajang BRI Liga 1 2023/2024, baru-baru ini mengalami kegagalan dalam memenuhi slot enam pemain asing yang diperbolehkan oleh kompetisi tersebut. Presiden klub, Mohamad Prapanca, mengakui bahwa kesalahan perhitungan terjadi di awal pembentukan tim, yang menyebabkan kekurangan satu pemain asing.

Sebagai bagian dari regulasi BRI Liga 1 musim ini, setiap tim diizinkan merekrut hingga enam pemain legiun asing. Namun, Persija Jakarta terpaksa menghadapi kompetisi dengan hanya dihuni oleh lima pemain impor.

Nama-nama pemain asing yang berhasil didatangkan oleh klub adalah Ondrej Kudela, Ryo Matsumura, Marko Simic, Maciej Gajos, dan Oliver Bias. Kelima pemain tersebut sejatinya telah diperkirakan akan membentuk inti kuat tim untuk musim ini. Namun, satu pemain asing lagi yang direncanakan untuk bergabung dengan tim gagal didatangkan hingga batas akhir pendaftaran pemain pada 20 Juli lalu.

Melansir dari Bolatimes, Jumat (28/7/2023), Prapanca menerangkan ada salah perhitungan tim dalam mengarungi BRI Liga 1 musim ini. Manajemen Macan Kemayoran mengira awalnya regulasi pemain asing bukan enam orang boleh dimainkan secara bersamaan.

Ini seperti yang dibicarakan jauh sebelum BRI Liga 1 bergulir tepatnya saat sarasehan di Surabaya. Nah, Persija dikatakan Prapanca keburu percaya aturan tersebut bakal resmi diterapkan.

“Terkait enam pemain asing, awalnya waktu kita sarasehan dengan PSSI di Surabaya, itu boleh enam pemain tapi hanya bisa 4+1 (kuota didaftarkan di pertandingan),” kata Prapanca di persija Store, Jakarta, Kamis (27/7/2023).

“Waktu penyusunan manajemen, kita pakai konsep itu. Saat itu manajemen telah menyetujui bujet yang saya lakukan. Perubahan 2-3 minggu sebelum liga mulai, ternyata dari 5 asing, bisa main 6 semua,” jelasnya.

Lebih jauh, Prapanca menerangkan Persija berupaya keras untuk memenuhi kuota legiun asing. Namun, jika dipaksakan bakal melanggar kesepakatan dengan manajemen Persija soal anggaran.

“Itulah dalam waktu pendek kita berusaha cari apa yang jadi keinginan pelatih. Pencarian pemain itu akan melanggar kesepakatan saya dengan manajemen yang sudah disepakati,” terangnya.

“Kalau revisi diprogram lagi. Itu bahasa yang bisa saya sampaikan,” pungkas Mohamad Prapanca.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan